Jakarta, 27 Februari 2026 — LSM Harapan Rakyat Indonesia Maju (HARIMAU) DPW DKI Jakarta secara resmi melakukan audiensi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta pada Jumat (27/2), pukul 10.00 WIB hingga selesai. Pertemuan ini bukan sekadar agenda silaturahmi kelembagaan, melainkan langkah strategis untuk merancang sinergi program lingkungan hidup Tahun 2026 yang lebih terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi warga Jakarta.
Audiensi diterima oleh Bapak Heri Heryanto dari Bagian Umum. Dalam forum tersebut, LSM Harimau memaparkan sejumlah gagasan kolaboratif yang menitikberatkan pada penguatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan, peningkatan literasi dan edukasi publik, serta dukungan konkret terhadap program prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pendekatan yang ditawarkan menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai objek kebijakan, tetapi sebagai subjek sekaligus penggerak perubahan.
Diskusi berlangsung terbuka, konstruktif, dan penuh semangat kolaborasi. Pihak Dinas LHK menyampaikan bahwa seluruh usulan telah ditampung dan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan bidang teknis terkait. Hal ini menjadi sinyal positif bahwa ruang kemitraan antara pemerintah dan masyarakat sipil tetap terbuka luas demi kepentingan lingkungan yang berkelanjutan.
Ketua LSM Harimau DKI Jakarta menegaskan bahwa organisasinya, yang telah terbentuk di enam wilayah administrasi DKI Jakarta termasuk Kepulauan Seribu, siap menjadi mitra aktif dan solutif.
“Gerakan lingkungan tidak boleh berhenti pada seremoni dan wacana. Ia harus menjelma menjadi aksi kolektif yang terukur dan berkesinambungan. Kolaborasi adalah kunci agar setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Pada hari yang sama, LSM Harimau juga melakukan koordinasi lintas sektor dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta serta Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Kedua agenda tersebut berjalan lancar dan kini menunggu tindak lanjut resmi sebagai bagian dari upaya membangun gerakan sosial dan kepemudaan yang selaras dengan agenda pelestarian lingkungan.
LSM Harimau memandang audiensi ini sebagai pijakan awal menuju kemitraan yang berkelanjutan, transparan, dan berorientasi solusi. Di tengah tantangan persoalan sampah, pencemaran, dan krisis ekologi perkotaan, dibutuhkan kerja bersama yang melampaui sekat birokrasi dan organisasi.
Sebagai elemen masyarakat sipil, LSM Harimau menegaskan komitmennya untuk terus hadir secara kritis namun konstruktif — menjadi jembatan aspirasi publik sekaligus motor penggerak partisipasi warga dalam mewujudkan Jakarta yang lebih bersih, sehat, tangguh, dan berkelanjutan.


+ There are no comments
Add yours