Kepala Desa Karangsari Pilih Istighosah Sambut Tahun Baru 2026, Ajak Warga Refleksi dan Perkuat Kepedulian Sosial

2 min read

Kabupaten Bekasi – Pergantian Tahun Baru 2025 menuju 2026 dimaknai secara mendalam oleh Kepala Desa Karangsari, H. Bao Umbara, dengan menggelar kegiatan Karangsari Beristighosah. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi, introspeksi diri, serta doa bersama untuk memohon ampunan atas segala kekhilafan di tahun-tahun sebelumnya, sekaligus memohon petunjuk agar Tahun 2026 menjadi tahun yang lebih baik, penuh keberkahan, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh para tokoh masyarakat, alim ulama dan pemuka agama, organisasi kemasyarakatan, ibu-ibu majelis taklim, Ikatan Remaja Masjid, serta seluruh unsur masyarakat Desa Karangsari. Suasana religius dan penuh kekeluargaan terasa kuat, mencerminkan semangat kebersamaan dan persatuan warga desa dalam menyambut tahun baru.

Kegiatan istighosah ini juga merupakan bentuk implementasi nyata dari himbauan Kapolri, Gubernur Jawa Barat, Kapolda Metro Jaya, Kapolres Metro Bekasi, hingga Bupati Bekasi, yang mengajak masyarakat merayakan pergantian tahun secara sederhana, aman, dan bermakna, tanpa pesta kembang api, konvoi kendaraan, maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Lebih dari itu, Pemerintah Desa Karangsari menjadikan kegiatan ini sebagai upaya preventif untuk mengarahkan generasi muda agar tidak turun ke jalan pada malam pergantian tahun, sebagaimana yang kerap terjadi di tahun-tahun sebelumnya, dan menggantinya dengan kegiatan positif yang bernilai spiritual serta membangun karakter.


Dalam sambutannya, H. Bao Umbara juga menyampaikan rasa empati dan solidaritas yang mendalam kepada saudara-saudara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana banjir. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para korban serta menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama yang sedang mengalami musibah.

Selain pesan kemanusiaan, Kepala Desa Karangsari menegaskan komitmen Pemerintah Desa dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan Karang Taruna dan berbagai pihak terkait untuk menekan angka pengangguran, salah satunya melalui koordinasi berkelanjutan dengan perusahaan-perusahaan di sekitar wilayah desa agar lebih memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal.

“Pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang membangun manusia, ekonomi, dan nilai-nilai kebersamaan,” ujar H. Bao Umbara.

Rangkaian acara Karangsari Beristighosah Menyambut Tahun 2026 ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama, menikmati hidangan ikan etong bakar, yang semakin menghangatkan suasana kekeluargaan dan mempererat silaturahmi antarwarga.

Melalui kegiatan ini, Desa Karangsari menegaskan bahwa pergantian tahun tidak harus dirayakan dengan euforia berlebihan, melainkan dapat dimaknai sebagai momentum spiritual, sosial, dan moral untuk melangkah bersama menuju masa depan yang lebih baik.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours