Cikampek Kota, 1 Agustus 2026 – Setelah satu bulan mengabdi, mahasiswa KKN Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang menutup rangkaian kegiatan di Desa Cikampek Kota dengan gelaran Green Expo yang meriah dan penuh makna.

Sepanjang program, mahasiswa fokus pada empat isu utama: edukasi lingkungan, pengelolaan sampah, kesehatan masyarakat, dan pengembangan generasi muda. Hasilnya? Sambutan hangat dari pemerintah desa, guru, orang tua, hingga anak-anak.

Maggot dan Eco Enzyme Jadi Primadona
Salah satu program yang paling menyita perhatian adalah budidaya maggot sebagai solusi pengolahan sampah organik. Sekretaris Desa Cikampek Kota mengaku terkesan dan melihat peluang besar untuk dikembangkan melalui BUMDes.
“Maggot adalah hal baru bagi saya. Tapi ini hasil riset mahasiswa yang punya nilai ekonomi. Kami akan dorong agar bisa berkelanjutan,” ujarnya.

Pameran Karya dan Lomba Anak yang Menggugah
Dalam Green Expo, mahasiswa memamerkan berbagai inovasi: miniatur Bank Sampah, eco enzyme, gantungan kunci dari botol plastik, hingga miniatur budidaya maggot. Tak hanya pameran, acara juga dimeriahkan lomba menggambar dan mewarnai bagi siswa SD dengan tema kepedulian lingkungan.

Para guru pun antusias. Mereka menilai materi yang diberikan sangat relevan dengan pembelajaran di sekolah, bahkan selaras dengan program Adiwiyata.
“Anak-anak jadi lebih aktif dan wawasannya bertambah. Semoga kegiatan ini terus berlanjut,” tutur salah satu guru.
Orang Tua: “Anak Saya Belajar Hal Baru dengan Semangat!”
Seorang ibu mengisahkan putrinya yang biasa aktif di pencak silat justru dengan berani mengikuti lomba mewarnai.
“Saya ajarkan anak untuk berani mencoba. Dan ternyata dia mau ikut dengan semangat. Terima kasih KKN UBP!” ujarnya haru.
Orang tua lain juga mengapresiasi karena kegiatan ini gratis namun tetap berkualitas.
“Anak dapat ilmu, dapat pengalaman, tanpa biaya. Semoga UBP terus hadirkan program bermanfaat seperti ini,” katanya.
Kolaborasi yang Membawa Perubahan
KKN UBP Karawang di Cikampek Kota membuktikan bahwa sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat mampu menciptakan dampak nyata. Dari pengelolaan sampah hingga pembentukan karakter anak, semua bergerak bersama.
Mahasiswa berharap inovasi yang telah dirintis bisa diteruskan oleh masyarakat. Dukungan semua pihak menjadi kunci untuk mewujudkan lingkungan bersih, masyarakat peduli sampah, dan generasi muda yang kreatif serta berkarakter.
“Kami hanya pemantik. Apinya harus terus menyala oleh masyarakat sendiri.”
— Pesan mahasiswa KKN UBP Karawang.


+ There are no comments
Add yours