DIKAWAL RIBUAN PENDUKUNG, H. LUKY SETIAWAN RESMI MENDAFTAR SEBAGAI CALON KEPALA DESA BOJONGSARI

3 min read

BEKASI – Atmosfer demokrasi di Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, semakin dinamis menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026. H. Luky Setiawan resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Kepala Desa Bojongsari setelah kedatangannya ke Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) mendapat sambutan antusias dari para pendukungnya, Kamis (30/7/2026) pagi, di Kantor Desa Bojongsari.

Kehadiran H. Luky Setiawan diiringi massa pendukung yang mencapai ribuan orang. Antusiasme tersebut menjadi gambaran kuatnya dukungan yang mengiringi langkah H. Luky dalam kontestasi demokrasi desa. Meski demikian, jumlah massa yang hadir dinilai hanya sebagian dari keseluruhan pendukung yang selama ini memberikan dukungan kepadanya.

Hal tersebut disampaikan Muktar, salah seorang pendukung H. Luky Setiawan. Menurutnya, tidak seluruh pendukung dapat hadir mengantarkan proses pendaftaran karena sebagian besar tetap menjalankan aktivitas pekerjaan dan berusaha memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

“Yang hadir mengantarkan pendaftaran ini sebenarnya hanya sebagian kecil dari pendukung beliau. Banyak yang tidak bisa hadir karena harus bekerja dan mencari nafkah untuk keluarganya. Tetapi secara moral, mereka tetap memberikan dukungan kepada H. Luky,” ujar Muktar.

Muktar menuturkan, dukungan terhadap H. Luky Setiawan juga datang dari keluarga besarnya. Ia mengaku memiliki keyakinan bahwa H. Luky merupakan figur yang memiliki kapasitas untuk membawa energi baru dalam pembangunan Desa Bojongsari.

Menurutnya, usia yang relatif muda, kecerdasan, serta latar belakang keluarga menjadi sejumlah alasan yang membuat dirinya dan keluarga memberikan dukungan. Namun, Muktar menekankan bahwa kualitas kepemimpinan pada akhirnya harus dibuktikan melalui kemampuan bekerja dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Keluarga besar kami juga merupakan pendukung beliau. Kami melihat H. Luky sebagai sosok muda dan cerdas yang memiliki potensi untuk memimpin Desa Bojongsari dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” katanya.

Lebih jauh, Muktar berharap momentum Pilkades dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menggunakan hak pilih secara cerdas, rasional, dan bertanggung jawab. Menurutnya, masyarakat tidak cukup hanya melihat popularitas seorang calon, tetapi juga perlu mempertimbangkan rekam jejak, kapasitas, integritas, gagasan, serta komitmennya terhadap kepentingan masyarakat.

Ia menilai H. Luky Setiawan memiliki latar belakang keluarga yang menurutnya baik serta kondisi kehidupan yang relatif mapan. Dalam pandangan Muktar, hal tersebut dapat menjadi salah satu modal personal agar seorang calon kepala desa lebih leluasa mencurahkan perhatian terhadap urusan pemerintahan dan pembangunan desa.

“Bagi kami, masyarakat harus semakin cerdas dalam menentukan pilihan. Lihat latar belakang, kapasitas, rekam jejak, dan komitmen setiap calon. Kami melihat H. Luky memiliki kehidupan yang sudah mapan bersama keluarganya, sehingga kami berharap beliau dapat lebih fokus mengabdikan diri untuk membangun Desa Bojongsari dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Muktar.

Di sisi lain, proses pendaftaran H. Luky Setiawan menandai dimulainya babak penting dalam perjalanan Pilkades Desa Bojongsari. Setelah tahapan pencalonan berjalan, masyarakat akan menjadi bagian terpenting dalam menentukan arah kepemimpinan desa melalui pilihan yang diberikan secara langsung, bebas, dan bertanggung jawab.

Pilkades sejatinya bukan semata-mata kompetisi antarkandidat, melainkan momentum untuk menentukan gagasan, arah pembangunan, kualitas pelayanan publik, serta masa depan Desa Bojongsari. Karena itu, perbedaan pilihan seyogianya tidak menjadi alasan untuk memecah persaudaraan masyarakat.

Antusiasme yang mengiringi pendaftaran H. Luky Setiawan diharapkan menjadi energi positif bagi demokrasi Desa Bojongsari. Pada akhirnya, masyarakatlah yang memiliki hak menentukan siapa figur terbaik untuk menerima amanah memimpin desa, sementara seluruh kandidat dan pendukung diharapkan tetap mengedepankan sportivitas, persatuan, serta komitmen menjaga suasana Pilkades yang aman, damai, dan bermartabat.

Dengan semangat demokrasi yang dewasa, Pilkades Desa Bojongsari diharapkan tidak berhenti pada seremoni pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi momentum menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat—melalui pemerintahan desa yang transparan, pelayanan publik yang semakin baik, pembangunan yang berkelanjutan, serta kebijakan yang menempatkan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours