Dikawal Ribuan Pendukung H. APUDIN ASNAWI RESMI MENDAFTAR CALON KEPALA DESA JATIBARU, KETUA UMUM JBB: PILKADES HARUS JADI MOMENTUM PERUBAHAN

3 min read

BEKASI – Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Jatibaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, memasuki babak penting. H. Apudin Asnawi resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Kepala Desa Jatibaru periode 2026–2034, Kamis (30/7/2026), di Kantor Desa Jatibaru.

Pendaftaran tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan demokrasi masyarakat Desa Jatibaru. Kehadiran H. Apudin Asnawi di tengah tahapan pencalonan turut mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat yang berharap Pilkades dapat berlangsung secara demokratis, transparan, aman, dan bermartabat.

Ketua Umum JBB (Jatibaru Bersatu), Adi Irawan, S.T., menilai Pilkades bukan sekadar momentum pergantian kepemimpinan, melainkan kesempatan strategis bagi masyarakat untuk menentukan arah masa depan Desa Jatibaru. Karena itu, masyarakat diharapkan menggunakan hak pilih secara cerdas dengan mempertimbangkan kapasitas, integritas, gagasan, serta komitmen setiap calon.

“Pilkades ini harus menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan pilihan dengan cerdas dan objektif. Jangan hanya melihat popularitas, tetapi lihat juga gagasan, kapasitas, integritas, rekam jejak, serta kesungguhan calon dalam membangun Desa Jatibaru,” ujar Adi Irawan.

Menurut Adi, kehadiran H. Apudin Asnawi dalam kontestasi Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus dihormati. Ia menilai setiap calon memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan gagasan dan menawarkan visi pembangunan kepada masyarakat.

Sebagai Ketua Umum JBB, Adi Irawan juga menekankan pentingnya menjaga persatuan masyarakat selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung. Perbedaan pilihan politik di tingkat desa, menurutnya, merupakan sesuatu yang wajar dalam demokrasi dan tidak boleh berkembang menjadi perpecahan sosial.

“Siapa pun pilihannya, kita tetap warga Desa Jatibaru. Jangan sampai perbedaan pilihan dalam Pilkades membuat persaudaraan kita rusak. Justru demokrasi harus menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan dan menentukan pemimpin terbaik bagi desa,” tegasnya.

Adi berharap seluruh tahapan Pilkades dapat dilaksanakan secara terbuka, profesional, dan sesuai ketentuan. Menurutnya, transparansi dalam proses pencalonan, pemutakhiran data pemilih, pelaksanaan pemungutan suara hingga penetapan hasil menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan Pilkades.

Ia juga mengajak seluruh calon kepala desa, tim pendukung, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas Desa Jatibaru.

Lebih jauh, Adi menegaskan bahwa siapa pun yang nantinya mendapatkan mandat masyarakat harus mampu merangkul seluruh elemen desa tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik. Kepala desa terpilih harus menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat dan mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan kelompok.

“Setelah Pilkades selesai, tidak boleh ada lagi istilah kelompok calon A atau calon B. Semuanya adalah masyarakat Jatibaru. Pemimpin yang terpilih harus mampu merangkul seluruh elemen dan bersama-sama membangun desa,” katanya.

Adi menambahkan, masyarakat tentu memiliki pertimbangan masing-masing dalam menentukan pilihan. Namun, menurutnya, pilihan tersebut idealnya diberikan berdasarkan penilaian yang rasional dan hati nurani, bukan karena tekanan maupun kepentingan sesaat.

Ia berharap pemimpin Desa Jatibaru periode 2026–2034 mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik, pelayanan publik yang responsif, pembangunan yang berkelanjutan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat yang memberikan manfaat nyata.

“Harapan kami, Pilkades ini menghasilkan pemimpin yang benar-benar hadir untuk masyarakat. Pemimpin yang mampu mendengar, bekerja, membangun, dan memberikan pelayanan secara adil. Karena pada akhirnya, ukuran keberhasilan seorang kepala desa bukan hanya pada jabatan, tetapi pada seberapa besar manfaat kepemimpinannya dirasakan masyarakat,” pungkas Adi Irawan, S.T., Ketua Umum JBB (Jatibaru Bersatu).

Pendaftaran H. Apudin Asnawi menjadi salah satu momentum penting dalam dinamika Pilkades Desa Jatibaru. Di tengah proses demokrasi tersebut, masyarakat memiliki peran sentral untuk menentukan masa depan desa melalui pilihan yang bertanggung jawab.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours