Muaythai Karawang Gemilang di Kejurnas, Delapan Medali Jadi Modal Menuju Porprov Jabar

3 min read

KARAWANG — Kontingen Muaythai Indonesia Kabupaten Karawang menorehkan prestasi membanggakan pada Indonesia Muaythai Championship 2026. Bertanding di GOR Abdur Rosyad Irwan atau GOR Bang Yan, Kota Bekasi, pada 5–9 Agustus 2026, sebanyak 11 atlet Karawang berhasil membawa pulang delapan medali, terdiri atas dua emas, tiga perak, dan tiga perunggu.

Dua medali emas dipersembahkan Resmi Naibaho dan Adelio Mandala Alfatih. Sementara tiga medali perak diraih Dicky Aditya Abdullah, Ratu Zaskia, dan Kenzie Yodha Ardhana. Adapun tiga medali perunggu disumbangkan Urmadhilla Dwi Rahmawan, Nayla Zashinta, dan Davin Pratama. Tiga atlet lainnya, Muhammad Hanapi, Afsel Bhaik Filmon Situmorang, dan Salman Alfarizy, belum berhasil membawa pulang medali.

Ketua Harian Pengkab Muaythai Indonesia Karawang, Dadi Mulyadi, menilai capaian tersebut menjadi indikator positif perkembangan pembinaan atlet Muaythai di Karawang. Menurutnya, delapan medali dari ajang nasional menunjukkan bahwa atlet-atlet Karawang semakin kompetitif sekaligus memiliki daya saing yang layak diperhitungkan.

“Prestasi tersebut jelas membuktikan bahwa atlet Muaythai Karawang memiliki kemajuan yang signifikan dan saat ini kita memiliki posisi tawar yang sangat diperhitungkan,” ujar Dadi dalam rilis yang dikirimkan Hilman, Senin, 10 Agustus 2026.

Dadi menegaskan, pencapaian tersebut bukan hasil kerja individu semata. Prestasi para atlet lahir dari sinergi antara atlet, pelatih, pengurus, orang tua, dan Dewasena Management. Karena itu, ia berharap dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan Muaythai dapat terus diperkuat, khususnya melalui penyediaan fasilitas dan dukungan program pembinaan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Sekretaris Pengkab Muaythai Indonesia Karawang, Dede Nurdin, melihat Muaythai tidak hanya sebagai arena kompetisi, tetapi juga sebagai sarana strategis membangun karakter generasi muda. Latihan yang disiplin, kompetisi yang sehat, serta pembinaan yang terarah dinilai dapat menjadi ruang positif bagi pelajar dan kaum muda untuk mengembangkan potensi sekaligus menjauhkan diri dari berbagai aktivitas negatif.

“Ikut bergabung berlatih dan berprestasi di Muaythai Karawang dapat menjadi tawaran yang solutif dalam mengurangi tingkat kriminalitas di kalangan pelajar dan kaum muda,” kata Dede.

Menurut Dede, olahraga dapat menjadi bagian dari upaya preventif dalam membangun generasi muda yang disiplin, tangguh, sportif, dan bertanggung jawab. Karena itu, ia mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, orang tua atlet, dan dunia usaha, sehingga pembinaan tidak berhenti pada pencapaian medali, tetapi juga menghasilkan generasi yang memiliki karakter dan masa depan positif.

Raihan delapan medali di Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026 menjadi modal berharga bagi Muaythai Karawang untuk melakukan evaluasi sekaligus meningkatkan kualitas persiapan menghadapi Pra-Final Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.

Dengan semangat pembinaan yang konsisten, dukungan lintas sektor, dan mental juara yang terus ditempa, Muaythai Karawang kini tidak sekadar mengejar medali, tetapi sedang membangun fondasi prestasi untuk membawa nama Karawang semakin diperhitungkan di panggung olahraga Jawa Barat dan nasional.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours