Kabupaten Bekasi — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Sabtu, 2 Mei 2026, menjadi momentum penting untuk memperkuat arah pembangunan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga mampu mendorong kemandirian dan produktivitas generasi muda, khususnya di sektor pertanian dan perikanan.
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Gerindra, H. Darissalam, menegaskan bahwa pendidikan harus selaras dengan potensi dan kebutuhan daerah, termasuk dalam memperkuat sektor ketahanan pangan sebagai pilar strategis pembangunan.
Dalam perannya sebagai Ketua KTNA Kabupaten Bekasi, ia menilai pentingnya integrasi antara dunia pendidikan dan sektor pertanian agar generasi muda memiliki minat, keterampilan, serta kebanggaan dalam mengembangkan potensi agraris yang dimiliki Kabupaten Bekasi.
“Pendidikan tidak boleh terlepas dari realitas dan kebutuhan masyarakat. Kita harus mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga terampil, mandiri, dan siap berkontribusi dalam sektor-sektor strategis seperti pertanian dan perikanan,” ujar H. Darissalam.
Ia juga menekankan bahwa sektor pertanian saat ini membutuhkan sentuhan inovasi dan teknologi, sehingga peran pendidikan menjadi sangat penting dalam melahirkan petani milenial yang adaptif dan berdaya saing tinggi.
Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, serta organisasi petani dan nelayan harus terus diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan program pendidikan vokasi dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan lapangan.
Dalam momentum Hardiknas 2026 ini, H. Darissalam juga mengajak generasi muda untuk tidak memandang sebelah mata sektor pertanian. Ia menegaskan bahwa pertanian merupakan sektor mulia yang menjadi penopang kehidupan dan ketahanan bangsa.
“Menjadi petani atau nelayan bukan pilihan terakhir, melainkan pilihan strategis untuk masa depan. Dengan ilmu dan teknologi, sektor ini justru memiliki potensi besar untuk berkembang dan mensejahterakan masyarakat,” tegasnya.
Ia turut mengingatkan kembali nilai-nilai perjuangan Ki Hajar Dewantara, bahwa pendidikan harus mampu menuntun potensi anak bangsa agar tumbuh secara optimal dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Menutup pernyataannya, H. Darissalam berharap peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun sistem pendidikan yang relevan, produktif, dan berorientasi pada kemandirian ekonomi, demi terwujudnya Kabupaten Bekasi yang maju, mandiri, dan berdaulat di bidang pangan.


+ There are no comments
Add yours