H Darissalam Serukan Nasionalisme Produktif di Harlah ke-92 GP Ansor: Pemuda Harus Berkarya untuk Kedaulatan Bangsa

3 min read

Kabupaten Bekasi, 24 April 2026 — Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-92 Gerakan Pemuda (GP) Ansor menjadi momentum strategis untuk meneguhkan kembali semangat nasionalisme di kalangan generasi muda. Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, pemuda dituntut tidak hanya menjadi penjaga nilai kebangsaan, tetapi juga pelaku utama pembangunan yang memperkuat kedaulatan bangsa.

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra sekaligus Ketua KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) Kabupaten Bekasi, H. Darissalam, menyampaikan ucapan selamat sekaligus seruan kebangsaan yang kuat kepada seluruh kader GP Ansor di Indonesia.

“Selamat Hari Lahir ke-92 GP Ansor. Ini adalah momentum untuk mempertegas komitmen kita terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nasionalisme hari ini tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui karya nyata dan pengabdian kepada bangsa,” tegas H. Darissalam.

Ia menekankan bahwa GP Ansor selama ini telah menjadi garda terdepan dalam menjaga ideologi bangsa, merawat persatuan, serta menanamkan nilai-nilai cinta tanah air di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Peran tersebut dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus memperkuat jati diri bangsa.

Menurutnya, nasionalisme modern harus diwujudkan dalam bentuk kontribusi konkret, terutama di sektor-sektor strategis yang menyentuh langsung kehidupan rakyat, seperti pertanian dan perikanan. Sebagai Ketua KTNA, H. Darissalam mengajak generasi muda untuk turut serta memperkuat ketahanan pangan sebagai bagian dari kedaulatan nasional.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu berdiri di atas kaki sendiri. Ketahanan pangan adalah bagian dari kedaulatan negara. Saya mengajak kader GP Ansor untuk mengambil peran, berkarya di sektor riil, dan menjadi pelopor kemandirian bangsa,” ujarnya dengan penuh semangat.

Ia juga menegaskan bahwa Partai Gerindra berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya generasi muda yang tangguh, produktif, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. Sinergi antara kekuatan politik dan organisasi kepemudaan seperti GP Ansor menjadi pilar penting dalam menjaga arah pembangunan nasional yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Pemuda Indonesia harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Jangan hanya menjadi penonton di tengah derasnya arus globalisasi. GP Ansor telah memberi teladan bahwa pemuda bisa menjadi benteng ideologi sekaligus motor penggerak pembangunan,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, H. Darissalam mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan momentum Harlah ke-92 GP Ansor sebagai titik kebangkitan semangat nasionalisme yang produktif, berintegritas, dan berorientasi pada kemajuan bangsa.

“Dengan semangat Ansor, mari kita jaga persatuan, perkuat gotong royong, dan bangun Indonesia dengan karya nyata. Karena masa depan bangsa ini ada di tangan generasi mudanya,” pungkasnya.

Peringatan Harlah ke-92 GP Ansor diharapkan menjadi energi baru dalam memperkokoh semangat kebangsaan, mempererat persatuan, serta mendorong generasi muda untuk tampil sebagai pelopor pembangunan demi Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan bermartabat.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours