Kabupaten Bekasi, 23 April 2026 — Komitmen nyata dalam menghadirkan tata kelola pembangunan yang tertib, transparan, dan berpihak kepada masyarakat kembali ditunjukkan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kabupaten Bekasi melalui kunjungan kerja ke Puskesmas Sukasejati, Kecamatan Cikarang Selatan, Kamis (23/4/2026).
Kunjungan ini tidak sekadar agenda formal, melainkan wujud keseriusan DPRD Kabupaten Bekasi dalam memastikan setiap pembangunan yang bersumber dari anggaran publik benar-benar memiliki kepastian hukum, tertata secara administratif, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Mewakili Pansus LKPJ, H. Ombi Hari Wibowo menegaskan bahwa pengelolaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) harus dilakukan secara disiplin dan bertanggung jawab oleh para pengembang. Ia menyampaikan bahwa ketentuan luas PSU minimal 40 persen dari total kawasan harus dipenuhi, dengan kondisi infrastruktur yang layak, mulai dari jalan lingkungan, drainase, hingga penerangan jalan umum (PJU).
Namun lebih dari itu, Ombi menyoroti pentingnya percepatan serah terima PSU kepada pemerintah daerah agar seluruh aset dapat tercatat secara sah dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak dirugikan. Mereka sudah berkontribusi melalui pajak, maka sudah sepatutnya mendapatkan fasilitas yang layak. Inilah yang menjadi komitmen kami di DPRD, untuk terus mengawal agar hak-hak masyarakat terpenuhi,” ujarnya dengan penuh penegasan.
Ia juga mengungkapkan bahwa berbagai dinamika, termasuk adanya sengketa lahan di masa lalu, menjadi pelajaran penting bagi pemerintah daerah dan pengembang agar ke depan lebih cermat dan tertib dalam setiap tahapan pembangunan.
Sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat, DPRD Kabupaten Bekasi juga tengah mendorong langkah strategis melalui penguatan pengawasan perizinan serta rencana revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang PSU. Upaya ini diharapkan mampu menutup celah permasalahan yang selama ini menghambat optimalisasi pelayanan infrastruktur di kawasan perumahan.
“Kami tidak ingin persoalan ini berlarut-larut. Dengan perbaikan regulasi dan pengawasan yang lebih kuat, kami optimistis ke depan pembangunan di Kabupaten Bekasi akan semakin tertib, berkualitas, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Cikarang Selatan, M. Sa’id, menyambut baik kunjungan kerja tersebut sebagai bentuk perhatian dan sinergi yang kuat antara DPRD dan pemerintah wilayah dalam membangun daerah.
Menurutnya, kehadiran DPRD di tengah-tengah masyarakat menjadi energi positif bagi jajaran pemerintah kecamatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai ketentuan.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Ini menunjukkan bahwa DPRD hadir dan peduli terhadap kondisi riil di lapangan. Bagi kami di wilayah, ini menjadi motivasi untuk terus berbenah, khususnya dalam penataan administrasi dan legalitas aset,” ungkapnya.
Sa’id juga menegaskan bahwa Puskesmas Sukasejati saat ini telah beroperasi dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara optimal. Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pembangunan agar lebih tertib, akuntabel, dan berkelanjutan.
Di sisi lain, Kepala Puskesmas Sukasejati, Nenden Wulansari, menegaskan komitmen jajarannya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang humanis, profesional, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa keberadaan Puskesmas Sukasejati telah menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan kesehatan dasar, mulai dari pemeriksaan umum, pelayanan ibu dan anak, hingga upaya promotif dan preventif.
“Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan kesehatan yang cepat, ramah, dan berkualitas. Setiap pasien yang datang adalah prioritas kami untuk dilayani dengan sepenuh hati,” tutur Nenden.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pembenahan, baik dari sisi sarana prasarana maupun peningkatan kapasitas tenaga kesehatan. Dukungan dari pemerintah daerah dan DPRD dinilai sangat penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin prima.
“Kami optimistis, dengan sinergi yang kuat antara DPRD, pemerintah kecamatan, dan kami di fasilitas pelayanan kesehatan, kualitas layanan kepada masyarakat akan terus meningkat. Bahkan ke depan, kami siap mengembangkan layanan yang lebih luas sesuai kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Kunjungan kerja ini menjadi refleksi kuat bahwa kolaborasi antar lembaga di Kabupaten Bekasi terus berjalan secara harmonis dan konstruktif. Dengan semangat pelayanan dan keberpihakan kepada masyarakat, DPRD Kabupaten Bekasi bersama pemerintah kecamatan dan tenaga kesehatan menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan pembangunan yang berintegritas, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.


+ There are no comments
Add yours