Cikarang Pusat — Kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat kembali tercermin melalui tindakan humanis jajaran Polsek Cikarang Pusat di Pos Pengamanan Rest Area Kilometer 39, Kabupaten Bekasi. Dua orang warga yang kehabisan ongkos akibat menjadi korban kecopetan mendapatkan bantuan dan pendampingan penuh dari petugas kepolisian, Senin (29/12/2025).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WIB, saat kedua warga dengan raut kebingungan mendatangi personel piket Pos Pengamanan Rest Area Km 39. Kepada petugas, keduanya menyampaikan bahwa mereka mengalami kecopetan dan tidak lagi memiliki biaya untuk melanjutkan perjalanan pulang menuju kampung halaman.

Menyikapi laporan tersebut, personel Pos Pengamanan dengan sigap dan penuh empati langsung memberikan pelayanan. Tanpa berlarut dalam prosedur yang kaku, petugas mengambil langkah-langkah persuasif sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tengah berada dalam kesulitan.
Sebagai bentuk solusi konkret, petugas kemudian mendampingi kedua warga tersebut menuju agen Bus Primajasa yang berada di area rest area, guna melakukan koordinasi terkait kemungkinan bantuan pemulangan. Pendekatan yang komunikatif dan humanis tersebut membuahkan hasil positif. Pihak agen Bus Primajasa bersedia membantu serta memfasilitasi keberangkatan kedua warga dengan tujuan Cirebon, Jawa Barat.
Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Elia Umboh, menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan manifestasi dari komitmen Polri untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga berada dalam kondisi rentan.
“Kami berupaya memastikan bahwa masyarakat tidak merasa sendiri ketika menghadapi kesulitan. Ini adalah bagian dari tugas dan panggilan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar AKP Elia Umboh.
Ia menambahkan bahwa seluruh personel yang bertugas di Pos Pengamanan telah diarahkan untuk selalu peka terhadap situasi di lapangan serta mengedepankan pendekatan yang humanis dalam setiap bentuk pelayanan.
“Pelayanan yang baik bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga soal empati. Dengan pendekatan humanis, kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri sebagai sahabat dan mitra mereka,” imbuhnya.
Adapun personel yang terlibat langsung dalam pelayanan tersebut yakni IPTU Rianto Tri Wibowo, S.H. selaku Kepala Pos Pengamanan Km 39, bersama AIPTU Bambang, AIPDA Nurfriyono, dan BRIPKA Robin.
Selama proses pelayanan berlangsung, situasi di sekitar Rest Area Kilometer 39 Cikarang Pusat terpantau aman, tertib, dan kondusif, tanpa adanya gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat.
Kedua warga yang menerima bantuan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polsek Cikarang Pusat serta pihak agen Bus Primajasa atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban mereka, tetapi juga menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan terhadap kehadiran negara di ruang-ruang publik.
Peristiwa ini menjadi gambaran nyata komitmen Polsek Cikarang Pusat dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan berkarisma, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai institusi yang senantiasa hadir untuk melindungi dan melayani dengan hati.

