Ketua Umum SNIPER Soroti Peran Strategis Jurnalis, Tekankan Fungsi Kontrol Sesuai UU Pers

2 min read

Karawang — Ketua Umum DPP SNIPER, Gunawan—yang akrab disapa Mbah Goen—menyampaikan pandangannya terkait peran, tugas, dan fungsi jurnalis dalam kehidupan demokrasi. Ia menekankan pentingnya insan pers untuk tetap menjalankan perannya secara objektif dan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Dalam keterangannya kepada media, Mbah Goen menegaskan bahwa apa yang ia sampaikan bukanlah bentuk intervensi ataupun upaya mendikte profesi jurnalis, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap marwah pers sebagai pilar keempat demokrasi.

> “Saya mohon maaf sebelumnya kepada rekan-rekan wartawan, saya tidak dalam posisi untuk menggurui ataupun mendikte. Saya hanya ingin mengingatkan betapa pentingnya menjaga integritas profesi ini, karena jurnalis memegang peranan strategis dalam menjaga kualitas demokrasi kita,” ujar Mbah Goen.

Ia menjelaskan bahwa jurnalis memiliki tugas utama sebagai penyampai informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, jurnalis juga berperan sebagai alat kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan, sebagaimana telah diatur dalam Pasal 3 ayat (1) UU Pers yang menyatakan bahwa “Pers nasional mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.”

> “Tanpa mengecilkan peran jurnalis, saya justru ingin menekankan bahwa pers adalah mitra penting dalam menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Jurnalis membantu masyarakat memahami kinerja pemerintah, mengawasi kebijakan publik, dan membongkar praktik-praktik yang menyimpang,” tambahnya.

Lebih jauh, Mbah Goen mengaku memiliki kedekatan emosional dengan dunia media. Ia menyadari bahwa sebagian perjalanan karier dan eksistensinya di tengah masyarakat tidak lepas dari peran media yang telah memberinya ruang, sorotan, dan eksposur.

> “Saya ini orang yang juga besar karena media. Maka secara tidak langsung saya merasa punya tanggung jawab moral untuk ikut menjaga dan melindungi dunia jurnalistik, agar tetap berkembang ke arah yang sehat dan profesional,” ungkapnya.

Menurut Mbah Goen, ketika jurnalis menjalankan fungsinya secara profesional, maka demokrasi akan tumbuh sehat. Namun sebaliknya, jika media terseret dalam kepentingan politik atau digunakan sebagai alat propaganda, maka publik akan kehilangan kepercayaan, dan itu akan menjadi ancaman serius terhadap kemerdekaan pers itu sendiri.

> “Point yang saya maksud adalah, mari kita sama-sama jaga kepercayaan publik. Pers jangan sampai kehilangan idealismenya hanya karena tekanan atau kepentingan sesaat. Jurnalis harus tetap menjadi mata dan telinga rakyat,” pungkasnya.

Mbah Goen berharap ke depan, seluruh elemen media, baik di tingkat nasional maupun daerah, tetap menjaga integritas dan profesionalisme dalam menyampaikan informasi. Di tengah era digital yang penuh dengan hoaks dan informasi simpang siur, kata dia, jurnalis memiliki tanggung jawab moral yang semakin besar untuk menjadi sumber informasi yang kredibel dan mencerahkan masyarakat

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author