Karawang – Kawasan Industri KIIC (Karawang International Industrial City) berada dalam ancaman kemacetan total. Aksi damai yang digelar tiga organisasi masyarakat—XTC Indonesia, GSI (Gerakan Siliwangi Indonesia), dan LMP (Laskar Merah Putih)—di depan PT TJ Forge Indonesia, Senin (1/12/2025), mulai memicu gangguan serius terhadap kelancaran arus lalu lintas di dalam kawasan.
Ketiga ormas tersebut bersikap tegas dan mendesak PT TJ Forge Indonesia agar bersikap transparan dan adil terkait dugaan pemutusan kerja sama dengan salah satu perusahaan mitra tanpa alasan jelas. Situasi ini menambah panas dinamika industri, terlebih KIIC dikenal sebagai salah satu kawasan manufaktur paling vital di Karawang dan menjadi jalur logistik strategis berbagai perusahaan multinasional.

Kemacetan Mulai Terjadi, Ancaman Bertambah Jika Massa Meluas
Pantauan di lapangan menunjukkan, hanya dengan aksi hari ini saja beberapa ruas jalan utama KIIC mulai tersendat. Kendaraan produksi, truk logistik, hingga mobil karyawan antre panjang karena sebagian badan jalan menyempit akibat konsentrasi massa di titik aksi.
“Baru aksi segini saja sudah macet, apalagi kalau massa dari ketiga ormas itu bertambah. Bisa-bisa lumpuh total aksesnya,” ujar Deni, salah satu karyawan yang baru keluar dari pabrik di kawasan KIIC.
Deni mengaku khawatir situasi ini akan berlanjut dan berdampak langsung terhadap para pekerja. Kelancaran akses keluar-masuk kawasan adalah urat nadi operasional industri di KIIC, sehingga setiap hambatan akan berefek domino pada produktivitas perusahaan.
Kekhawatiran Karyawan: ‘Kerja Sudah Capek, Jangan Ditambah Macet’
Sebagai pekerja, Deni hanya menginginkan persoalan ini segera mendapat solusi bijak dari seluruh pihak.
“Saya cuma berharap semua pihak bisa dapat keputusan baik. Kerja di pabrik saja sudah capek, apalagi kalau ditambah macet pas berangkat atau pulang,” keluhnya.
Keluhan seperti ini mulai banyak terdengar dari para karyawan lain yang harus melintasi akses KIIC setiap hari. Jika situasi berlarut, bukan hanya produktivitas pabrik yang terganggu, tetapi kondisi sosial di sekitar kawasan juga turut tertekan.
Ormas Bertekad Tak Akan Berhenti
Dari informasi lapangan, aksi tiga ormas ini dipastikan tidak berhenti sampai PT TJ Forge Indonesia memberikan kepastian dan kejelasan terkait polemik pemutusan kerja sama dengan perusahaan mitranya. Sikap ini berpotensi memicu gelombang aksi lanjutan dalam jumlah massa lebih besar.
Hal inilah yang memunculkan kekhawatiran: setiap eskalasi jumlah massa akan berbanding lurus dengan meningkatnya kemacetan, mengingat ruas-ruas jalan KIIC yang tidak didesain untuk menampung kerumunan besar dalam waktu lama.


+ There are no comments
Add yours