H. Apud Syaepudin Apresiasi Peran Tokoh dan Ormas Jaga Kondusifitas di Kab Bekasi

2 min read

Bekasi – Ketua Umum Forum Komunikasi Warga Bekasi (FKWB) sekaligus Ketua WBI/WJI Kabupaten Bekasi, H. Apud Syaepudin, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bekasi atas terciptanya situasi yang aman, tertib, damai dan kondusif selama rentang waktu 1–5 September 2025, yang sebelumnya dijadwalkan sebagai agenda aksi unjuk rasa.

Ucapan terima kasih khusus juga disampaikan kepada jajaran FORKOPIMDA Kabupaten Bekasi, Polres Metro Bekasi, serta Bupati Kabupaten Bekasi, H. Ade Kuswara Kunang, S.H., Wakil Bupati dr,.H Asep Surya Atmadja yang dinilai berhasil menjaga stabilitas daerah di tengah dinamika sosial.

Menurut H. Apud Syaepudin, keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa keberadaan Ormas dan LSM di Kabupaten Bekasi bukanlah penghalang iklim investasi, melainkan garda terdepan dalam menciptakan suasana yang kondusif dan harmonis.

> “Ini bukan hal yang mudah. Menyatukan seluruh Ormas, LSM, dan tokoh masyarakat untuk menyatakan sikap sekaligus melakukan Deklarasi Damai agar Kab Bekasi tetap aman, nyaman, damai dan kondusif, adalah sebuah pencapaian besar. Ini menunjukkan bahwa Kab Bekasi punya kekuatan persatuan yang luar biasa,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, H. Apud Syaepudin juga memberikan apresiasi kepada H. Enjum El Dabo Tokoh Masyarakat sekaligus Pengusaha Sukses di Kabupaten Bekasi , yang dinilainya sebagai figur pemersatu masyarakat Kab Bekasi. untuk menjaga perdamaian dan kondusifitas di Kabupaten Bekasi.

H. Apud berharap suasana damai dan kondusif ini dapat terus dijaga sehingga masyarakat Kabupaten Bekasi bisa hidup dengan rasa aman, damai dan nyaman. Ia menegaskan, terciptanya lingkungan yang stabil adalah fondasi utama bagi terwujudnya visi besar Kabupaten Bekasi, yakni “Bangkit, Maju, Sejahtera”.

> “Kondusifitas ini harus dijaga. Kalau masyarakat tenang dan nyaman, maka semua program pembangunan akan berjalan baik, dan kesejahteraan warga Bekasi bisa diwujudkan secara sempurna,” pungkasnya.

Dengan semangat persatuan dan komitmen kebersamaan yang ditunjukkan para tokoh masyarakat, tokoh agama/Ormas, LSM, hingga unsur pemerintah daerah, Kabupaten Bekasi semakin meneguhkan diri sebagai daerah yang matang dalam menghadapi perbedaan serta kuat dalam menjaga harmoni sosial demi masa depan yang lebih baik.

WJI “Bergerak Maju Menang”

WBI “Indonesia Untuk Bangsa Indonesia”

Kabupaten Bekasi “Bangkit Maju Sejahtera”

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author