Gerak Cepat Cegah Tawuran, Sekcam dan Kapolsek Cikarang Timur Sisir Sekolah dan Sosialisasikan Bahaya Senjata Tajam

3 min read

Cikarang Timur, Senin (21/7/2025) — Kekhawatiran warga Cikarang Timur terhadap maraknya aksi tawuran pelajar yang kerap terjadi hampir setiap malam, kini mulai mendapatkan perhatian serius dari pemerintah kecamatan dan aparat kepolisian. Menindaklanjuti laporan masyarakat serta temuan dari rekaman CCTV di beberapa titik rawan, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Cikarang Timur, H. Aris Sadikin Asnawi, S.E., M.M., mewakili Camat Cikarang Timur, bersama Kapolsek Cikarang Timur AKP Sugiharto, turun langsung ke lapangan untuk melakukan pencegahan.

Langkah awal yang mereka ambil adalah menyisir sekolah-sekolah di wilayah Cikarang Timur — baik tingkat SMP, SMA, maupun SMK — guna melakukan sosialisasi langsung kepada para siswa, guru, dan tenaga kependidikan mengenai bahaya tawuran dan konsekuensi hukum yang menyertainya.

“Kami tidak ingin menunggu korban jatuh baru bertindak. Pencegahan harus dimulai dari edukasi langsung ke akar permasalahan, yaitu lingkungan sekolah,” tegas Sekcam H. Aris saat ditemui di sela kegiatan.

Pesan Tegas: Jangan Keluar Malam dan Hindari Bawa Sajam

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai risiko yang akan mereka hadapi jika terlibat dalam tawuran, termasuk ancaman pidana. Kapolsek Cikarang Timur AKP Sugiharto secara tegas mengingatkan tentang Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, yang menyatakan bahwa siapapun yang kedapatan membawa senjata tajam di tempat umum tanpa alasan yang sah dapat dipidana berat.

“Tidak ada toleransi. Membawa senjata tajam tanpa alasan jelas, apalagi dengan niat melukai orang lain, bisa dijerat hukuman pidana. Ini bukan main-main,” tegas AKP Sugiharto.

Ia juga mengimbau kepada para siswa untuk tidak keluar malam tanpa pengawasan orang tua, terutama setelah pukul 21.00 WIB, kecuali untuk keperluan yang mendesak dan jelas. Polisi akan meningkatkan patroli rutin malam hari di titik-titik rawan dan bekerja sama dengan masyarakat serta satpam perumahan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku.

Peran Sekolah dan Orang Tua Sangat Penting

Sekcam Aris juga menekankan bahwa upaya ini tidak akan berhasil tanpa keterlibatan aktif dari pihak sekolah dan orang tua. Ia meminta agar sekolah mulai menerapkan pembinaan karakter yang konsisten, dan orang tua meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan aktivitas anak di luar jam sekolah.

> “Kami ingin menciptakan Cikarang Timur yang lebih aman, lebih damai, dan lebih beradab. Jangan sampai anak-anak kita rusak masa depannya hanya karena pergaulan yang salah dan aksi kenakalan yang dibiarkan,” ujar Aris.

Selain menyisir sekolah, tim juga berdialog langsung dengan warga, RT/RW, serta tokoh masyarakat setempat agar turut serta menjaga lingkungan dan melaporkan segera bila ada gelagat mencurigakan.

Menuju Cikarang Timur yang Aman dan Terkendali

Langkah sigap yang diambil oleh Sekcam dan Kapolsek ini mendapat apresiasi dari para guru dan masyarakat. Mereka berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan secara berkelanjutan dan menyeluruh, termasuk dengan membangun pos ronda, memasang tambahan CCTV di area rawan, serta melibatkan karang taruna dan organisasi pemuda setempat dalam patroli lingkungan.

Aksi nyata ini membuktikan bahwa dengan sinergi antara pemerintah, aparat, sekolah, dan masyarakat, Cikarang Timur bisa keluar dari bayang-bayang aksi tawuran dan berubah menjadi kawasan yang lebih aman, kondusif, serta ramah anak dan remaja.

#CikarangTimurBebasTawuran
#LindungiGenerasiMuda
#SekolahAmanRumahNyaman

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours