Ustadz Imron ; H. Oma Miharja Rizki, S.H., M.H., Sosok Pemimpin Bijaksana dan Dermawan yang Layak Jadi Teladan

3 min read

Karawang – Swarajabar.id
Di tengah tantangan zaman dan kompleksitas sosial masyarakat, sosok H. Oma Miharja Rizki, S.H., M.H., hadir sebagai pemimpin yang mampu menjadi panutan sekaligus pelindung bagi masyarakat kecil. Sebagai wakil rakyat yang amanah, beliau dikenal luas karena sikap adil, kebijaksanaannya dalam memimpin, serta kedermawanannya terhadap kaum dhuafa, anak yatim piatu, dan para lansia.

Dalam momen penuh keberkahan di bulan Muharram, H. Oma Miharja Rizki bersama sang istri, Hj. Lina Herlina — yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Sukaluyu — menyelenggarakan kegiatan santunan sosial yang menyentuh hati banyak orang. Kegiatan tersebut dilangsungkan dalam suasana khidmat dan hangat, dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Sebanyak 131 anak yatim mendapatkan bantuan berupa paket sembako, snack, dan uang tunai, disalurkan langsung oleh pasangan dermawan tersebut. Selain itu, puluhan orang jompo juga menerima santunan yang serupa, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kelompok rentan yang membutuhkan uluran tangan.

Al Mukarom Ustadz Imron dari Desa Sukaluyu dalam tausiyahnya menyampaikan, bahwa apa yang dilakukan oleh H. Oma Miharja Rizki dan Hj. Lina Herlina adalah teladan nyata dari pemimpin yang tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat, menyentuh kehidupan mereka yang paling membutuhkan.

“Beliau bukan sekadar pemimpin administratif, tetapi hadir sebagai orang tua bagi anak-anak yatim dan kaum jompo. Sosok penuh kasih, lembut dalam tindakan namun tegas dalam kebenaran. Ini yang harus dicontoh oleh para pemimpin lainnya,” tutur Ustadz Imron.

Ustadz Imron juga mengingatkan pentingnya keutamaan bulan Muharram — salah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah SWT, bersama Rajab, Sya’ban, dan Ramadhan. Bulan ini menjadi momentum refleksi spiritual, serta dorongan untuk memperbanyak amal saleh dan sedekah.

“Bulan ini adalah bulan di mana Nabi Adam A.S. diampuni seluruh dosanya. Juga bulan di mana Nabi Yunus A.S. keluar dari tiga kegelapan dan mendapat ampunan Allah Ta’ala. Maka salah satu amalan utama di bulan Muharram adalah menyantuni anak yatim. Sebab Rasulullah SAW bersabda, beliau akan berada di surga bersama anak yatim,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan sosial yang dilakukan bukanlah bentuk riya atau pencitraan, melainkan syiar kebaikan yang harus terus disuarakan. “Jika kita terus menyembunyikan kebaikan dan hanya mempertontonkan kemungkaran, maka akan datang masa di mana kebaikan tergerus oleh kezaliman,” tegasnya.

Doa-doa pun mengalir untuk keberkahan H. Oma Miharja Rizki dan keluarga agar terus diberi kekuatan, keistiqomahan, dan limpahan rahmat Allah dalam setiap langkah pengabdiannya.

“Semoga seluruh amal kebaikan beliau dicatat sebagai pahala jariyah, seluruh hajatnya dikabulkan, dan senantiasa dalam lindungan serta keberkahan Allah Ta’ala. Aamiin,” tutup Ustadz Imron.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours