Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2024. Penghargaan tertinggi dalam bidang pengelolaan keuangan daerah ini disampaikan pada tahun 2025 dan disambut dengan penuh apresiasi oleh berbagai pihak.
Salah satu suara apresiasi datang dari H. Riden Bahrudin, Ketua Umum DPP Gabungan Masyarakat Indonesia (GMI), sosok tokoh ormas yang dikenal luas karena ketegasannya, ketulusan pengabdian, dan objektivitas dalam menyampaikan pandangan terhadap jalannya pemerintahan.

“WTP ini bukan penghargaan sembarangan. Ini adalah indikator bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi telah mengelola anggaran rakyat secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Kami dari GMI memberikan apresiasi yang tinggi,” ujar H. Riden.
Dikenal sebagai pemimpin ormas yang dekat dengan masyarakat dan tak pernah ragu menyuarakan kebenaran, ucapan H. Riden Baharudin mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Sosoknya dipercaya karena konsistensinya dalam berpihak pada kepentingan rakyat, tanpa tendensi politik maupun kepentingan sempit.
“Pak H. Riden itu kalau bicara, selalu objektif. Kalau bagus, beliau bilang bagus. Kalau ada yang harus dikritisi, beliau juga tak segan bicara. Jadi ketika beliau memberikan apresiasi seperti ini, masyarakat percaya bahwa prestasi tersebut memang benar adanya,” ujar Nunung, warga Babelan yang aktif di kegiatan sosial.

H. Riden juga menambahkan bahwa WTP harus dijadikan batu loncatan, bukan titik akhir. Ia menekankan pentingnya menjadikan penghargaan ini sebagai semangat baru untuk memperkuat pelayanan publik, mempercepat pembangunan, dan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Keberhasilan ini jangan berhenti di angka dan laporan. Pemerintah harus terus memperbaiki sistem, membangun keterbukaan, dan memastikan bahwa manfaat dari tata kelola yang baik bisa dirasakan langsung oleh masyarakat bawah,” tegasnya.
Sebagai Ketua Umum GMI, H. Riden Bahrudin menegaskan bahwa organisasinya akan terus konsisten menjadi mitra strategis dan pengawal moral bagi pemerintah daerah.
“GMI akan terus hadir sebagai suara rakyat. Ketika pemerintah bekerja untuk rakyat, kami akan dukung sepenuh hati. Tapi jika ada penyimpangan, kami juga tak akan diam. Karena cinta pada Bekasi, artinya menjaga arah agar tetap di rel yang benar,” pungkasnya.

