Jakarta – Di tengah fluktuasi pasar saham, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) justru mencuri perhatian investor dengan aksi korporasi menarik: membagikan dividen tunai sebesar Rp60 per saham. Dengan harga saham yang saat ini berada di kisaran Rp468, yield dividen RALS tercatat mencapai sekitar 12,8%—tiga kali lipat bunga deposito bank konvensional.
Dividen ini dijadwalkan akan dibagikan kepada investor yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 23 Mei 2025, dengan cum date di pasar reguler jatuh pada 21 Mei 2025. Artinya, investor yang membeli saham RALS sebelum atau pada tanggal tersebut masih berhak atas dividen tunai tersebut.
Kinerja Solid Meski Tantangan Menghampiri
Sepanjang tahun 2024, RALS mencatatkan laba bersih Rp314 miliar, naik 4,5% dari tahun sebelumnya, meskipun pendapatan hanya tumbuh tipis di angka Rp2,76 triliun. Lonjakan profitabilitas ini menunjukkan efisiensi operasional yang terus ditingkatkan, bahkan di tengah lesunya daya beli masyarakat kelas menengah-bawah—segmen utama pasar RALS.
Menariknya, nilai dividen yang dibagikan mencapai Rp355,87 miliar, lebih besar dari laba bersih 2024. Sisanya diambil dari saldo laba ditahan, menandakan manajemen memiliki keyakinan kuat terhadap prospek keuangan perusahaan ke depan.
Prospek Cerah di Tengah Peta Retail Nasional
Dengan lebih dari 100 gerai yang tersebar di berbagai daerah, khususnya luar Pulau Jawa, RALS masih memiliki ruang ekspansi besar. Kenaikan harga komoditas di wilayah Sumatra dan Kalimantan turut menopang daya beli lokal, yang dapat menjadi katalis pertumbuhan penjualan.
Di saat banyak ritel menengah tergerus oleh e-commerce, RALS mempertahankan kekuatannya di segmen masyarakat urban kecil dan semi-perkotaan yang masih sangat bergantung pada gerai fisik.
Momentum Investasi yang Sayang Dilewatkan
Dividen yield dua digit jarang ditemui di saham-saham ritel, apalagi dari emiten yang punya rekam jejak pembayaran dividen konsisten seperti RALS. Dengan cum date pada 21 Mei 2025, investor ritel masih punya waktu untuk mengambil posisi dan mengantongi dividen tinggi sambil menanti potensi capital gain jangka menengah.
Bagi investor konservatif maupun pemburu dividen, RALS kini hadir bukan hanya sebagai emiten ritel, tapi juga sebagai kendaraan investasi yang layak dipertimbangkan di tengah dinamika pasar saat ini.

