Ormas CAKRA Bekasi Ultimatum PT Rucika: Jika Tuntutan Diabaikan, Aksi Akan Diperbesar

2 min read

Bekasi – Kamis, 17 April 2025

Ratusan massa dari Organisasi Masyarakat (Ormas) CAKRA Bekasi turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa damai di depan pabrik PT Rucika, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan mendalam atas ingkarnya perusahaan terhadap kesepakatan yang telah dibuat bersama masyarakat.

Dalam orasinya, H. Mahmudin alias H. Amuy, tokoh sentral Ormas CAKRA, menegaskan bahwa masyarakat tidak akan tinggal diam. Ia menyebut, pihaknya merasa dilecehkan setelah perusahaan tidak mengakui kesepakatan yang tertuang secara tertulis, padahal poin-poin tersebut menyangkut hak dasar masyarakat sekitar.

“Kami datang dengan damai, tapi dengan tekad yang bulat. Perusahaan jangan main-main dengan kesepakatan yang telah dibuat. Jika hak kami diabaikan, maka kami akan hadir dengan kekuatan yang lebih besar lagi!” tegas H. Amuy di hadapan massa dan awak media.

Amuy juga menyoroti buruknya respons perusahaan saat mediasi. Menurutnya, sikap acuh tak acuh dari PT Rucika menunjukkan tidak adanya itikad baik dalam menyelesaikan masalah.

“Jika PT Rucika terus menutup pintu dialog, maka jangan salahkan kami jika langkah kami selanjutnya akan jauh lebih besar dan terorganisir. Kami sudah layangkan surat pemberitahuan ke Kapolres, Polsek, dan aparat kecamatan. Aksi lanjutan akan digelar setiap hari, dari Senin hingga Jumat, tanpa batas waktu, sampai hak-hak kami dipenuhi,” tambahnya.

Tak hanya itu, Ormas CAKRA juga mewacanakan opsi untuk mendorong penghentian operasional perusahaan jika situasi terus dibiarkan tanpa solusi. Namun begitu, mereka menegaskan aksi tetap mengedepankan kondusivitas wilayah.

“Kami akan tetap menjaga keamanan dan ketertiban Bekasi. Tapi jangan anggap diam kami sebagai kelemahan. Kami hanya memberi ruang agar perusahaan bisa berpikir waras dan bertindak adil,” tegas Amuy.

Aksi yang berlangsung damai ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan berjalan tertib. Namun pesan yang disampaikan jelas: jika tuntutan tidak dipenuhi, gelombang massa akan datang kembali dengan jumlah yang lebih besar dan tuntutan yang lebih keras.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author