Ribuan Buruh Padati Botanical Garden Jababeka, Suarakan Keadilan dan Kesejahteraan

3 min read

Bekasi – Lautan massa buruh dari berbagai daerah memadati kawasan Botanical Garden Jababeka, Cikarang Timur, pada Rabu (15/10/2025). Mereka datang untuk mengikuti Apel Akbar Kebangsaan Buruh Indonesia, yang digelar oleh dua konfederasi besar — Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia AGN (KSPSI-AGN).

Acara ini menjadi ajang konsolidasi besar gerakan buruh nasional, sekaligus momentum menyuarakan aspirasi agar pemerintah dan DPR RI lebih berpihak pada nasib para pekerja Indonesia.

Tuntutan Utama: Revisi Regulasi dan Kenaikan Upah

Dalam orasi yang penuh semangat, Riden Hatam Aziz, Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), menegaskan bahwa buruh menuntut DPR RI segera menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 terkait regulasi ketenagakerjaan.

Menurutnya, perjuangan buruh bukan hanya soal upah, tetapi juga menyangkut keadilan dan martabat pekerja Indonesia.

> “Kami ingin undang-undang ketenagakerjaan yang berpihak kepada buruh, bukan yang justru melemahkan hak-hak pekerja,” tegas Riden dalam orasinya.

Selain itu, KSPI dan KSPSI-AGN juga mendorong kenaikan upah minimum tahun 2026 sebesar 8,5 hingga 10,5 persen, dengan mempertimbangkan inflasi dan kebutuhan hidup layak.

> “Upah buruh harus naik, karena biaya hidup juga terus meningkat. Pemerintah harus hadir untuk melindungi pekerja, bukan hanya pengusaha,” lanjutnya.

Kebersamaan Jadi Kekuatan

Apel akbar ini dihadiri ribuan peserta dari berbagai sektor industri. Mereka datang dengan tertib, membawa spanduk dan bendera serikat, serta meneriakkan yel-yel perjuangan yang membangkitkan semangat kebersamaan.

Momentum ini juga menjadi simbol soliditas antarorganisasi buruh, di mana KSPI dan KSPSI-AGN menunjukkan kekompakan untuk memperjuangkan kepentingan bersama.

Para pimpinan konfederasi mengingatkan, perjuangan buruh harus terus dilakukan dengan cara yang damai, bermartabat, dan berlandaskan semangat kebangsaan.

> “Kami ini buruh Indonesia, kami cinta NKRI. Tapi kami juga ingin diperlakukan adil di negeri sendiri,” ujar salah satu orator di atas mobil komando.

Bekasi, Barometer Gerakan Buruh Nasional

Sebagai daerah industri terbesar di Indonesia, Kabupaten Bekasi menjadi barometer penting gerakan buruh nasional. Ribuan pabrik berdiri di wilayah ini, dan jutaan pekerja menggantungkan hidupnya di sektor manufaktur.

Karena itu, aksi di Jababeka kali ini bukan hanya sekadar apel akbar, melainkan juga bentuk pesan moral dari Bekasi untuk Indonesia, agar negara hadir dalam menjamin kesejahteraan dan perlindungan bagi para buruh.

Aksi Aman dan Kondusif

Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang ini berjalan dengan aman, tertib, dan penuh suasana kebersamaan. Aparat kepolisian dari Polres Metro Bekasi juga hadir mengawal jalannya kegiatan, memastikan situasi tetap kondusif hingga apel berakhir.

Apel Akbar Kebangsaan Buruh Indonesia hari ini menjadi penegas bahwa gerakan buruh tetap hidup, solid, dan relevan. Di tengah tantangan ekonomi dan dinamika politik nasional, suara buruh tetap menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa menuju keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours