Jaga Demokrasi, BAPEKSI Bekasi Minta TNI-POLRI Humanis Kepada Rakyat Tapi Tegas Terhadap Perusuh

2 min read

Swarajabar.id, Kota Bekasi – Maraknya gelombang demonstrasi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir mendapat perhatian serius dari Barisan Pejuang Demokrasi (BAPEKSI) Cabang Kota Bekasi. Organisasi ini menegaskan pentingnya penyampaian aspirasi dilakukan secara damai, tanpa kekerasan maupun tindakan anarkis, agar tidak menimbulkan korban maupun kerusakan fasilitas umum.

Ketua DPC BAPEKSI Kota Bekasi, Alex Suherman, menuturkan bahwa setiap nyawa manusia sangatlah berharga. Ia dan segenap pengurus BAPEKSI menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa maupun luka-luka akibat kericuhan dalam aksi demo beberapa waktu terakhir.

> “Dalam proses demokrasi, seharusnya tidak ada nyawa yang melayang. Aspirasi rakyat harus disampaikan dengan cara yang bermartabat,” ujar Alex saat ditemui di sekitar Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (1/9/2025).

Alex mengingatkan bahwa Kota Bekasi dikenal sebagai Kota Toleransi, sehingga sepatutnya menjadi contoh dalam menjaga harmoni dan keberagaman. BAPEKSI, kata dia, mendukung penuh hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat, namun tetap dengan tertib, damai, dan bebas dari provokasi.

> “Aspirasi itu untuk membangun, bukan untuk merusak dan meruntuhkan apa yang sudah ada,” tambahnya.

Lebih jauh, Alex menuturkan bahwa pada Senin, 1 September 2025, telah terjadi momen yang patut diapresiasi. Rombongan aksi mahasiswa diterima secara langsung oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, Anggota DPRD, serta berbagai elemen masyarakat di depan Gedung DPRD Kota Bekasi. Pertemuan tersebut berlangsung damai, tanpa insiden anarkis.

Alex berharap, seluruh aspirasi yang disampaikan mahasiswa benar-benar diperhatikan oleh Pemkot dan DPRD.

> “Sesungguhnya semua kebijakan yang dibuat pemerintah adalah untuk rakyat. Maka aspirasi mahasiswa dan masyarakat harus ditampung dan ditindaklanjuti dengan serius,” ungkapnya.

Kepada aparat keamanan, Alex memberikan imbauan agar senantiasa mengedepankan sikap humanis dan terukur dalam menjalankan tugas. Meski begitu, ia menegaskan bahwa ketegasan tetap diperlukan untuk menghadapi pihak-pihak yang mencoba membuat kerusuhan.

> “Kami meminta POLRI dan TNI lebih mengutamakan dialog daripada tindakan represif. Namun bila ada provokator, perusak, apalagi penjarah, maka aparat jangan ragu bertindak tegas. Karena demonstrasi untuk menyampaikan pendapat itu sah, tetapi kalau sudah merusak dan membakar, itu jelas kriminal,” tegas Alex menutup pernyataannya.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author