Bogor, 31 Agustus 2025 – Di tengah dinamika nasional dan global yang kian bergejolak, LSM Harimau Bogor Raya menegaskan komitmennya untuk tetap solid, tenang, dan senantiasa mengikuti arahan resmi dari komando pusat organisasi.
Ketua LSM Harimau DPC Bogor Raya, Wahyudi, melalui pernyataan resminya meminta seluruh kader dan anggota untuk menjaga kondusifitas serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang. Ia menekankan bahwa tantangan bangsa saat ini, mulai dari gejolak politik, tekanan ekonomi, hingga gelombang aksi massa di berbagai kota, harus disikapi dengan kedewasaan dan sikap yang arif.
> “Harimau Bogor Raya harus tampil sebagai organisasi yang dewasa dan bijak. Jangan terpancing provokasi, jangan mudah terbelah oleh isu luar. Kita tetap solid, tenang, dan menunggu instruksi resmi dari DPW Jawa Barat maupun DPP LSM Harimau,” tegas Wahyudi.
Dalam himbauan tersebut, Wahyudi merinci lima sikap utama yang harus dijunjung tinggi oleh seluruh kader:
1. Tetap Solid. Persatuan anggota adalah kekuatan utama. Jangan sampai ada celah yang dimanfaatkan pihak luar untuk memecah belah.
2. Tenang dan Tidak Terprovokasi. Hindari menyebarkan atau mempercayai informasi bohong serta ajakan liar yang berpotensi merugikan organisasi maupun masyarakat.
3. Utamakan Kondusifitas. Setiap kader diingatkan untuk berperan aktif menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing agar situasi Bogor Raya tetap aman dan terkendali.
4. Tunduk pada Komando Pusat. Semua langkah politik maupun sosial ditempuh secara terkoordinasi dengan menunggu instruksi resmi dari DPW Jawa Barat dan DPP LSM Harimau.
5. Menjadi Bagian dari Solusi. Harimau Bogor Raya berkomitmen mendukung langkah-langkah damai dan konstruktif demi kebaikan masyarakat luas.
Wahyudi menegaskan, Harimau Bogor Raya hadir bukan untuk memperkeruh keadaan, melainkan untuk menjadi bagian dari solusi. “Kita ingin menunjukkan bahwa organisasi masyarakat bisa menjadi penopang stabilitas, bukan pemicu kegaduhan,” ujarnya menutup pernyataan.
Dengan sikap ini, LSM Harimau Bogor Raya menempatkan diri sebagai elemen bangsa yang menjaga persatuan, menolak provokasi, dan siap mendukung upaya menciptakan kedamaian di tengah situasi yang penuh ketidakpastian.

