BEKASI – Kegiatan Coffee Morning yang digelar Kodim 0509/Kabupaten Bekasi di bawah pimpinan Dandim Letkol Michael Ronald Simbolon pada Jumat (24/7/2026) mendapat apresiasi luas dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari H. Apud Syaepudin, yang menjabat sebagai Ketua Umum Forum Komunikasi Warga Bekasi (FKWB) sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Warga Bumiputera Indonesia (WBI) Kabupaten Bekasi.

Dalam pernyataan resminya, H. Apud Syaepudin menyampaikan dukungan penuh dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Kodim 0509 atas terselenggaranya forum silaturahmi yang dinilai sangat strategis bagi penguatan kohesi sosial dan pembangunan daerah yang berkeadilan.
Membuka Ruang bagi Seluruh Anak Bangsa
H. Apud Syaepudin menekankan bahwa Coffee Morning yang digagas Kodim 0509 bukan sekadar acara seremonial, melainkan wujud nyata dari komitmen membangun komunikasi horizontal yang melibatkan semua komponen masyarakat tanpa terkecuali.

“Kami dari FKWB dan WBI sangat mengapresiasi langkah Kodim 0509 yang telah membuka ruang dialog yang setara dan bermartabat. Di sini, semua orang—dari berbagai latar belakang suku, agama, profesi, hingga afiliasi organisasi—duduk bersama dalam semangat kekeluargaan. Ini adalah contoh nyata bagaimana kita bisa merawat kebhinekaan dan menguatkan persatuan di tengah perbedaan,” ujar H. Apud Syaepudin.
Menurutnya, pendekatan inklusif yang ditunjukkan Kodim 0509 mencerminkan kepemimpinan yang visioner dan berpihak pada kepentingan bersama. Forum seperti ini sangat penting untuk mencegah kesalahpahaman, membangun kepercayaan publik, serta menyelaraskan visi antar-elemen dalam menghadapi tantangan daerah.
—
Menguatkan Peran Masyarakat dalam Pembangunan
Dalam diskusi yang berlangsung hangat, berbagai isu strategis dibahas secara mendalam, mulai dari ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi lokal, penguatan keamanan lingkungan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. H. Apud Syaepudin menilai bahwa pembahasan yang konstruktif dan solutif ini menunjukkan kedewasaan seluruh peserta dalam bermusyawarah.
“Forum ini membuktikan bahwa ketika semua elemen duduk bersama, kita bisa melahirkan gagasan-gagasan besar untuk kemajuan Bekasi. Kami dari FKWB dan WBI siap bersinergi dengan TNI, pemerintah, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat luas untuk mewujudkan pembangunan yang tidak hanya cepat, tetapi juga merata dan berkeadilan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa partisipasi aktif masyarakat adalah kunci keberhasilan setiap program pembangunan. Oleh karena itu, ruang dialog seperti Coffee Morning harus terus dipertahankan dan diperluas cakupannya, agar aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok marginal dan komunitas akar rumput, dapat tersalurkan dengan baik.
—
Komitmen FKWB dan WBI: Menjadi Jembatan untuk Semua
Sebagai Ketua Umum FKWB dan Ketua DPC WBI Kabupaten Bekasi, H. Apud Syaepudin menegaskan komitmen kedua organisasi yang dipimpinnya untuk terus menjadi jembatan komunikasi dan kerja sama antarberbagai elemen masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa FKWB dan WBI akan aktif berkontribusi dalam:
1. Memperkuat kerukunan antarumat beragama dan antargolongan, melalui dialog lintas iman dan kegiatan sosial kemasyarakatan,
2. Mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, agar kesejahteraan dapat dirasakan hingga tingkat paling bawah,
3. Mengawal program-program pemerintah dan TNI yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga,
4. Menjadi mitra kritis yang konstruktif, memberikan masukan secara terbuka dan bertanggung jawab untuk perbaikan bersama,
5. Menggerakkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Kami tidak ingin menjadi organisasi yang hanya diam dan menerima. Kami ingin hadir sebagai mitra yang aktif memberikan solusi, menyuarakan aspirasi rakyat kecil, dan turun tangan membantu program-program yang pro-rakyat. Sinergi yang kuat dengan Kodim 0509 dan seluruh pemangku kepentingan adalah jalan terbaik untuk mewujudkan Bekasi yang maju dan bermartabat,” ujar H. Apud Syaepudin dengan tegas.
—
Harapan untuk Bekasi yang Lebih Inklusif dan Berdaya Saing
Mengakhiri pernyataannya, H. Apud Syaepudin menyampaikan harapan besar bahwa kegiatan Coffee Morning ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat dan berkesinambungan antara TNI, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh warga Bekasi untuk terus menjaga semangat gotong royong, saling menghargai perbedaan, dan bersama-sama membangun daerah dengan kerja keras dan keikhlasan.
“Mari kita jadikan Bekasi sebagai contoh bagaimana kebersamaan lintas elemen dapat menciptakan kemajuan yang nyata. Dengan sinergi yang kokoh, optimisme yang tinggi, dan kerja sama yang tulus, saya yakin Kabupaten Bekasi akan semakin aman, harmonis, dan berdaya saing. Semoga Allah SWT meridai setiap langkah kita dalam membangun negeri ini,” tutupnya.
—
Tentang FKWB dan WBI Kabupaten Bekasi
Forum Komunikasi Warga Bekasi (FKWB) adalah wadah komunikasi dan koordinasi antarwarga serta komunitas di Kabupaten Bekasi yang berorientasi pada penguatan persatuan dan percepatan pembangunan daerah.
Warga Bumiputera Indonesia (WBI) Kabupaten Bekasi adalah organisasi kemasyarakatan yang berkomitmen pada penguatan nilai-nilai kebangsaan, keadilan sosial, dan pemberdayaan masyarakat asli serta seluruh warga Indonesia di Kabupaten Bekasi. Kedua organisasi ini hadir sebagai mitra strategis bagi pemerintah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Bekasi yang maju, adil, dan sejahtera.


+ There are no comments
Add yours