Zuli Zulkipli Apresiasi Lompatan Besar Asep Surya Atmadja, Soroti Peningkatan Pasar Bojong Kedungwaringin

2 min read

Kabupaten Bekasi — Langkah progresif yang diinisiasi oleh dr. Asep Surya Atmadja dalam menata pasar tumpah terbesar dan paling tertata di Jawa Barat menuai apresiasi luas dari berbagai kalangan, termasuk dari praktisi hukum dan pengamat kebijakan publik.

Direktur LBH ARJUNA, Zuli Zulkipli, menilai bahwa kebijakan tersebut bukan sekadar penataan ruang, melainkan sebuah terobosan strategis yang mencerminkan keberpihakan nyata kepada ekonomi kerakyatan.

“Ini adalah langkah besar yang patut diapresiasi. Pemerintah daerah tidak hanya menyelesaikan persoalan klasik pasar tumpah, tetapi juga menghadirkan solusi yang berorientasi pada keadilan sosial, ketertiban, dan keberlanjutan,” ujar Zuli dalam keterangannya.

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan dengan mengedepankan dialog, komunikasi, serta perlindungan terhadap para pedagang kecil merupakan cerminan kepemimpinan yang inklusif dan berintegritas.

Namun demikian, di balik apresiasi tersebut, Zuli juga menyampaikan aspirasi masyarakat, khususnya dari wilayah Bekasi bagian timur, yang berharap perhatian serupa dapat diberikan terhadap keberadaan Pasar Bojong Kedungwaringin.

Ia menegaskan bahwa kondisi pasar tersebut masih membutuhkan sentuhan kebijakan yang lebih optimal agar mampu memberikan manfaat maksimal bagi seluruh pihak.

“Masyarakat berharap Pasar Bojong Kedungwaringin dapat ditata dan dioptimalkan sebagaimana konsep besar yang sedang dijalankan di kawasan lain. Ini penting agar para pedagang memiliki kepastian usaha, pembeli mendapatkan kenyamanan, serta pengguna jalan tidak terganggu oleh aktivitas pasar yang belum tertata,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Zuli menilai bahwa optimalisasi pasar tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi lokal, tetapi juga pada terciptanya ketertiban lalu lintas serta kualitas lingkungan yang lebih baik.

Ia mendorong agar pemerintah daerah dapat menyusun langkah konkret dan terukur, mulai dari penataan zonasi pedagang, penyediaan fasilitas pendukung, hingga rekayasa lalu lintas yang terintegrasi.

“Jika dilakukan dengan pendekatan yang sama—humanis, terencana, dan partisipatif—maka Pasar Bojong Kedungwaringin juga berpotensi menjadi pusat ekonomi rakyat yang tertib dan produktif,” tambahnya.

Zuli pun optimistis bahwa di bawah kepemimpinan dr. Asep Surya Atmadja, Pemerintah Kabupaten Bekasi mampu menghadirkan pemerataan pembangunan, tidak hanya terfokus di titik-titik tertentu, tetapi menjangkau seluruh wilayah secara berkeadilan.

“Harapannya, lompatan besar ini menjadi awal dari transformasi menyeluruh terhadap tata kelola pasar rakyat di Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.

Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, langkah strategis ini diyakini akan semakin memperkuat fondasi ekonomi daerah sekaligus menghadirkan ruang publik yang lebih tertib, nyaman, dan berdaya saing tinggi.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours