Hardiknas 2026, Jayadi PAMDI Karawang Dorong Pendidikan Seni untuk Kemandirian dan Pelestarian Budaya

2 min read

Kabupaten Karawang — Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati pada Sabtu, 2 Mei 2026, dimaknai sebagai ajang refleksi penting untuk memperkuat peran pendidikan dalam membentuk generasi muda yang kreatif, mandiri, serta berakar pada nilai-nilai budaya bangsa.

Ketua PAMDI (Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia) Kabupaten Karawang, Jayadi, menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik semata, tetapi juga harus memberi ruang luas bagi pengembangan seni dan budaya sebagai bagian dari pembentukan karakter dan identitas bangsa.

Menurutnya, musik dangdut sebagai salah satu kekayaan budaya nasional memiliki potensi besar dalam mendorong kemandirian ekonomi, khususnya bagi generasi muda yang memiliki bakat dan minat di bidang seni.

“Pendidikan seni, khususnya musik seperti dangdut, harus menjadi bagian dari ekosistem pendidikan yang inklusif. Dari sana lahir kreativitas, kepercayaan diri, dan bahkan peluang ekonomi yang nyata bagi para pemuda,” ujar Jayadi.

Ia menambahkan, melalui pendidikan yang terarah dan berkelanjutan, para pelaku seni tidak hanya mampu berkarya, tetapi juga dapat mengembangkan profesionalisme serta daya saing di industri kreatif yang terus berkembang.

Jayadi juga mengajak generasi muda untuk meneladani semangat Ki Hajar Dewantara dalam membangun pendidikan yang membebaskan dan memerdekakan potensi diri. Dalam konteks seni, hal tersebut berarti memberi ruang ekspresi seluas-luasnya tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan kearifan lokal.

Lebih lanjut, ia mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah, komunitas seni, dan lembaga pendidikan untuk menciptakan wadah pembinaan yang berkelanjutan bagi talenta-talenta muda di bidang musik dangdut dan seni pertunjukan lainnya.

“Dangdut bukan sekadar hiburan, tetapi juga identitas dan peluang ekonomi. Jika dikelola melalui pendidikan yang baik, ini bisa menjadi kekuatan besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Jayadi berharap momentum Hardiknas 2026 dapat menjadi titik kebangkitan bagi generasi muda Karawang untuk terus berkarya, melestarikan budaya, serta menjadikan seni sebagai jalan menuju kemandirian dan masa depan yang lebih berdaya saing.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours