Kabupaten Bekasi — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) tahun 2026 menjadi momentum reflektif untuk meneguhkan kembali nilai-nilai kebangsaan, solidaritas sosial, serta toleransi dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di tengah keberagaman masyarakat.
Dengan mengusung tema “Trantibumlinmas Tangguh untuk Pembangunan Berkelanjutan”, semangat yang dibangun tidak hanya berorientasi pada penegakan aturan, tetapi juga pada penguatan harmoni sosial sebagai fondasi utama pembangunan yang inklusif.
Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia Kabupaten Bekasi, H. Nuryadi—yang akrab disapa H. Dilay—menyampaikan ucapan selamat serta penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Satpol PP dan Satlinmas atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika masyarakat yang majemuk.
Menurutnya, keberhasilan Trantibumlinmas tidak hanya ditentukan oleh ketegasan dalam penegakan aturan, tetapi juga oleh kemampuan membangun kepercayaan publik melalui pendekatan yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, toleransi, dan keadilan sosial.
“Satpol PP dan Satlinmas adalah garda terdepan dalam merawat ruang publik yang aman dan inklusif. Dalam konteks kebangsaan, tugas ini sangat mulia karena menyentuh langsung kehidupan masyarakat yang beragam latar belakangnya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa semangat solidaritas harus menjadi landasan dalam setiap langkah pengabdian, di mana semua elemen masyarakat dipandang setara dan dilibatkan dalam menjaga ketertiban bersama. Sementara itu, nilai toleransi menjadi kunci dalam merawat persatuan di tengah perbedaan.
“Ketertiban yang sejati lahir dari kesadaran kolektif, bukan semata-mata karena penegakan aturan. Di sinilah pentingnya pendekatan yang humanis, dialogis, dan inklusif, agar masyarakat merasa menjadi bagian dari sistem, bukan sekadar objek kebijakan,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mendorong agar ke depan Satpol PP dan Satlinmas semakin memperkuat sinergi dengan berbagai elemen, termasuk organisasi kepemudaan, komunitas sosial, dan lintas kelompok masyarakat, guna menciptakan ruang publik yang aman, ramah, dan berkeadilan.
Di akhir pernyataannya, ia berharap momentum HUT ini dapat menjadi penguat komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Bekasi yang tidak hanya tertib dan aman, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, solidaritas, dan toleransi.
Dengan semangat kebersamaan dalam keberagaman, Trantibumlinmas yang tangguh diyakini akan menjadi fondasi kokoh bagi terwujudnya pembangunan berkelanjutan yang inklusif, adil, dan mempersatukan seluruh elemen bangsa.


+ There are no comments
Add yours