Khidmat! 440 Jamaah Haji Bekasi Kloter 03 Resmi Diberangkatkan dengan Pengawalan Humanis Aparat Kepolisian

2 min read

Kabupaten Bekasi, 23 April 2026 — Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti prosesi pelepasan jamaah haji Tahun 1447 H/2026 M yang digelar Pemerintah Kabupaten Bekasi di Gedung Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Kamis pagi (23/4). Sebanyak kurang lebih 440 jamaah yang tergabung dalam Kloter 03 secara resmi diberangkatkan menuju Asrama Haji Pondok Gede sebagai tahap awal perjalanan suci menuju Tanah Suci.

Mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”, kegiatan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan ibadah haji yang inklusif, berkeadilan, serta berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan. Tampak hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta keluarga jamaah yang turut mengantarkan dengan doa dan harapan terbaik.

Pelaksana Harian (Plh.) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, dalam sambutannya menyampaikan pesan penuh makna kepada para jamaah agar senantiasa menjaga kesehatan, kekompakan, serta menjunjung tinggi nama baik bangsa Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia juga menegaskan bahwa keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang sarat nilai pengabdian dan ketakwaan.

Di balik kelancaran dan kekhidmatan acara, peran aparat kepolisian menjadi bagian penting yang patut diapresiasi. Sebanyak 95 personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Elia Umboh. Dengan pendekatan yang humanis, profesional, dan penuh empati, aparat kepolisian memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kehadiran polisi tidak hanya sebatas menjaga keamanan, namun juga memberikan rasa tenang bagi para jamaah dan keluarga yang melepas. Pengawalan bus jamaah hingga menuju Asrama Haji Pondok Gede dilakukan dengan penuh tanggung jawab, sebagai wujud nyata pelayanan Polri yang semakin dekat dan dicintai masyarakat. Sikap sigap, ramah, dan responsif yang ditunjukkan para personel menjadi cerminan pengabdian tanpa pamrih dalam melayani umat.

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan pataka kepada petugas kloter, kumandang adzan yang menggema syahdu, serta iring-iringan bus yang membawa para tamu Allah dengan pengawalan ketat namun tetap humanis dari aparat kepolisian. Isak haru keluarga yang melepas menjadi bagian dari momen sakral yang menguatkan makna perjalanan ibadah ini.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat, pelepasan jamaah haji tahun ini berjalan lancar dan penuh makna. Semoga seluruh jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, serta keselamatan dalam menunaikan rukun Islam kelima, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur, membawa keberkahan bagi keluarga, daerah, dan bangsa.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours