Kang Edo Apresiasi Ketegasan Kombes Pol Sumarni, Srikandi POLRI Teladan Pemberantas Obat Terlarang

3 min read

Bekasi – Ketua Umum FORTAL (Forum Masyarakat Anti Obat Terlarang) Nusantara, Kang Edo, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kombes Pol Sumarni yang saat ini menjabat sebagai Kapolres Metro Bekasi. Ia menyebut Sumarni sebagai srikandi kepolisian teladan yang telah menunjukkan keberanian, ketegasan, dan komitmen luar biasa dalam memberantas peredaran obat terlarang, khususnya Tipe G, demi menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan obat.

Pujian tersebut didasarkan pada tiga capaian besar. Pertama, keberhasilan menutup dan meluluhlantakkan Kampung Kavling dan Kampung Jati yang berlokasi di Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Selama kurang lebih 30 tahun, kawasan tersebut dikenal sebagai “kampung tramadol”. Dengan keberanian dan keseriusan kepemimpinan Kombes Pol Sumarni, praktik yang telah mengakar puluhan tahun itu akhirnya berhasil ditertibkan.

Kedua, terbongkarnya sindikat peredaran obat terlarang di Tambun Selatan pada Selasa kemarin. Dalam pengungkapan tersebut, aparat berhasil mengamankan barang bukti dalam jumlah besar, yakni 136.000 butir Hexymer, 28.000 butir Double Y, 22.670 butir Try X, dan 800 butir Tramadol. Selain itu turut disita uang tunai sebesar Rp1.287.000, satu unit handphone iPhone, satu unit sepeda motor Honda Vario merah dengan nomor polisi B 5707 FJZ, serta dua kartu ATM Bank BCA yang diduga terkait dengan aliran transaksi hasil penjualan yang gudang penyimpanannya berlokasi di Kp Cibuntu Desa Cibuntu Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Menurut Kang Edo, jumlah barang bukti tersebut menunjukkan bahwa peredaran obat terlarang dilakukan secara terorganisir dan masif. Keberhasilan membongkar jaringan hingga menyita alat distribusi dan sarana transaksi menjadi bukti ketegasan yang tidak setengah-setengah.

Ketiga, respons cepat atas berbagai persoalan dan keluhan warga Kabupaten Bekasi. Kang Edo menilai langkah tegas Kapolres Metro Bekasi merupakan jawaban nyata atas keresahan masyarakat yang selama ini menginginkan lingkungannya bersih dari peredaran obat terlarang. Kepekaan terhadap aspirasi warga inilah yang menjadikan Sumarni sebagai figur pemimpin yang tegas sekaligus humanis.

“Ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi gerakan penyelamatan masa depan bangsa,” tegas Kang Edo. Ia menilai sosok Sumarni telah membuktikan bahwa srikandi kepolisian mampu berdiri di garis depan dalam menjaga marwah institusi dan melindungi generasi muda.

Lebih lanjut, Kang Edo mendorong Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri, serta Asep Edi Suheri selaku Kapolda Metro Jaya dan Rudi Setiawan selaku Kapolda Jawa Barat, untuk terus memperkuat pemberantasan secara menyeluruh dan melahirkan lebih banyak figur kepemimpinan yang berani, bersih, dan berintegritas seperti Kombes Pol Sumarni.

Kang Edo juga menegaskan bahwa setelah Kabupaten Bekasi dilakukan penindakan tegas oleh Srikandi Kepolisian tersebut, Polri harus mulai menyisir peredaran obat keras terlarang di Kota Bekasi yang merupakan wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota dan Polda Metro Jaya. Selain itu, perhatian serius juga perlu diarahkan ke Kabupaten Karawang yang berada dalam wilayah hukum Polres Karawang dan Polda Jawa Barat, agar tidak terjadi pergeseran peredaran ke daerah penyangga.

Ia mengingatkan bahwa perang melawan obat terlarang tidak boleh berhenti di satu titik. Jika satu wilayah dibersihkan, maka wilayah lain harus diperkuat pengawasannya. Strategi terpadu lintas daerah menjadi kunci agar tidak terjadi efek pergeseran jaringan.

Sebagai Ketua FORTAL Nusantara, Kang Edo menegaskan komitmennya untuk selalu tegak lurus dalam memerangi peredaran obat terlarang. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan tidak memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku.

“Ketika aparat bergerak tegas dan masyarakat mendukung penuh, maka tidak ada tempat bagi para perusak masa depan. Generasi muda Indonesia harus kita selamatkan,” pungkasnya.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours