CIKARANG TIMUR – Pemerintah Desa Labansari menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran 2027, Kamis (22/01/2026), bertempat di Aula Kantor Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Kegiatan strategis ini mengusung tema “Infrastruktur Berkeadilan untuk Konektivitas, Pelayanan Berkualitas, dan Ekonomi Berkelanjutan”.
Musrenbangdes yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Labansari, H. Amak Gozali, didampingi Sekretaris Desa Yogaswara serta jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Labansari. Hadir mewakili Pemerintah Kecamatan Cikarang Timur, Sekretaris Camat H. Aris Sadikin Asnawi, SE., MM, bersama unsur tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kepala sekolah, serta berbagai elemen strategis desa lainnya.
Dalam sambutannya, Sekcam Cikarang Timur, H. Aris Sadikin Asnawi, menegaskan bahwa Musrenbangdes merupakan forum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus penajaman arah pembangunan desa. Ia mengakui masih terdapat sejumlah usulan pembangunan dari tahun-tahun sebelumnya yang belum terealisasi secara optimal.
“Kami menyadari masih ada usulan pembangunan yang belum sepenuhnya terwujud. Melalui Musrenbangdes ini, kita melakukan verifikasi dan penajaman skala prioritas agar pembangunan, khususnya infrastruktur, benar-benar berdampak pada peningkatan konektivitas wilayah dan kualitas pelayanan publik secara berkeadilan,” ujarnya.
Selain membahas agenda pembangunan fisik, Musrenbangdes juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG). Aris Sadikin menyampaikan bahwa program tersebut akan segera diimplementasikan dan menyasar sekolah-sekolah di wilayah Desa Labansari. Program MBG diharapkan mampu meningkatkan status gizi, kesehatan, serta konsentrasi belajar anak-anak sebagai investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia.
Forum Musrenbangdes berlangsung dinamis dan partisipatif. Berbagai aspirasi disampaikan oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur Karang Taruna, hingga aparatur desa, mencerminkan semangat kolaborasi dan keterlibatan aktif warga dalam menentukan arah pembangunan desanya.
Sementara itu, Kepala Desa Labansari, H. Amak Gozali, menegaskan komitmennya untuk menjadikan hasil Musrenbangdes sebagai landasan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Ia berharap, perencanaan yang disusun secara partisipatif ini mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Labansari.

