H. Jaya Marjaya Maknai Isra Mi’raj 1447 H sebagai Momentum Penguatan Keislaman NU dan Nasionalisme

2 min read

Bekasi — Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi dimaknai sebagai momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin sekaligus meneguhkan semangat nasionalisme. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bekasi, H. Jaya Marjaya, S.E., S.H., M.H.

H. Jaya Marjaya yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PKB, menyampaikan ucapan Selamat Isra Mi’raj kepada seluruh umat Muslim, khususnya warga Nahdliyin dan masyarakat Kabupaten Bekasi. Ia menegaskan bahwa Isra Mi’raj bukan semata peristiwa spiritual monumental, melainkan sarat dengan pesan moral, sosial, dan kebangsaan yang relevan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Isra Mi’raj mengajarkan kedisiplinan dalam beribadah, pembentukan akhlakul karimah, serta tanggung jawab sosial. Lebih dari itu, Isra Mi’raj memberikan pelajaran bahwa di balik setiap tantangan selalu ada kekuatan dan pertolongan Allah untuk meraih derajat kemuliaan, baik di dunia maupun di akhirat,” ujar H. Jaya Marjaya.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut sejalan dengan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah yang moderat, toleran, dan menjunjung tinggi prinsip cinta tanah air. Dalam tradisi Nahdlatul Ulama, agama dan nasionalisme senantiasa berjalan beriringan dalam satu tarikan napas pengabdian.

Oleh karena itu, H. Jaya Marjaya menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj harus menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah sebagai fondasi persatuan dan keutuhan bangsa.

Sebagai wakil rakyat, ia juga menegaskan pentingnya menjadikan nilai-nilai Isra Mi’raj sebagai landasan moral dalam menjalankan amanah publik, khususnya dalam menegakkan keadilan, menjaga supremasi hukum, serta memperjuangkan kepentingan masyarakat secara adil dan bermartabat.

“Selamat memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Semoga peringatan ini semakin menguatkan keimanan, memperkokoh persatuan, dan meneguhkan komitmen kita bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours