KARAWANG — Sembilan pelajar dari sejumlah sekolah tingkat menengah atas di Kabupaten Karawang menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam grand final lomba pidato “AHY Muda” yang digelar Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Karawang, Minggu, 9 Agustus 2026.
Bertempat di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Karawang, kompetisi tersebut tidak sekadar menjadi ajang adu kepiawaian berbicara. Panggung “AHY Muda” dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk membangun keberanian, mengasah kemampuan komunikasi, sekaligus menyampaikan gagasan secara terstruktur di hadapan publik.
Para peserta sebelumnya telah melewati tahapan seleksi hingga akhirnya terpilih sembilan finalis yang berhak tampil pada babak grand final. Dengan karakter dan sudut pandang masing-masing, mereka menyampaikan gagasan mengenai berbagai persoalan yang memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Karawang, Pendi Anwar, mengatakan lomba pidato “AHY Muda” merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 Partai Demokrat.
“Dalam rangkaian hari jadi yang ke-25 Partai Demokrat, ada beberapa event yang kita laksanakan. Yang pertama Langit Biru Indonesia Asri, yang kedua Pidato AHY Muda, dan yang ketiga Lomba Rakyat,” ujar Pendi.
Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam kompetisi tersebut memiliki nilai strategis. Generasi muda dinilai perlu mendapatkan ruang yang sehat untuk mengembangkan keberanian, kemampuan berkomunikasi serta kapasitas dalam menyampaikan pemikiran secara runtut dan bertanggung jawab.
“Harapan kita kenapa pidato ini kita laksanakan, tentunya untuk memberikan peluang kepada para generasi muda tentang keberanian tampil di muka umum, juga untuk mengasah ilmu pidato mereka,” katanya.
Materi yang disampaikan para peserta juga diarahkan pada isu-isu substantif yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, antara lain ekonomi kerakyatan, pendidikan, penegakan hukum dan keadilan.
Melalui tema-tema tersebut, peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan retorika, tetapi juga mampu memahami persoalan, membangun argumentasi, serta menawarkan perspektif yang konstruktif. Dengan demikian, kompetisi menjadi sarana pembelajaran yang mendorong pelajar berani berpikir sekaligus bertanggung jawab atas gagasan yang disampaikannya.
Pendi menegaskan, perjalanan kompetisi tidak berhenti pada tingkat Kabupaten Karawang. Peserta yang berhasil meraih posisi terbaik akan mendapatkan kesempatan untuk kembali berkompetisi bersama para juara dari daerah lain dalam seleksi tingkat nasional yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat.
“Yang hari ini juara akan kita perlombakan kembali di tingkat nasional. Masing-masing kabupaten mengirimkan juara-juaranya untuk kemudian diseleksi di tingkat DPP pusat,” ungkapnya.
Kesempatan tersebut sekaligus menjadikan panggung “AHY Muda” sebagai pintu awal bagi para pelajar Karawang untuk mengembangkan kapasitasnya ke tingkat yang lebih luas. Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, pengalaman tampil di hadapan publik diharapkan menjadi bekal penting bagi mereka dalam menapaki masa depan.
Grand final turut dihadiri Anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Hj. Cellica Nurrachadiana, yang dipercaya menjadi salah satu dewan juri. Kehadirannya turut memberikan warna tersendiri bagi kompetisi yang menempatkan generasi muda sebagai pusat kegiatan.
Sejumlah jajaran pengurus Partai Demokrat Kabupaten Karawang juga hadir, di antaranya Ketua DPC Pendi Anwar, jajaran sekretaris dan bendahara DPC, anggota DPRD Kabupaten Karawang, serta para pengurus Pimpinan Anak Cabang Partai Demokrat se-Kabupaten Karawang.
Lomba “AHY Muda” menjadi salah satu agenda dalam rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat di Kabupaten Karawang, yang dilaksanakan bersamaan dengan sejumlah kegiatan lainnya, termasuk program “Langit Biru Indonesia Asri” dan “Lomba Rakyat”.
Pada akhirnya, panggung “AHY Muda” bukan semata tentang siapa yang menjadi juara. Lebih jauh, kompetisi ini menghadirkan pesan bahwa keberanian berbicara, kemampuan berpikir kritis dan kesanggupan menyampaikan gagasan secara santun merupakan bagian penting dalam membentuk generasi muda yang percaya diri, berintegritas dan siap mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.


+ There are no comments
Add yours