Bogor, Swarajabar.id
Kegiatan Grand Launching dan Bedah Buku novel “TEH IMAH” karya penulis Andi Anugrah Zakaria resmi digelar pada Jumat, 07 Agustus 2026, bertempat di Café Teras Udik, Bojonggede, Kabupaten Bogor. Acara yang diprakarsai oleh Penerbit Lovrinz bersama AZ ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, pegiat literasi, jurnalis, hingga perwakilan instansi pemerintah.
Kisah Horor Sejarah dan Ketangguhan Perempuan
Mengusung tagline “Sebuah novel horor sejarah tentang luka, pengkhianatan, dan kerinduan yang tak pernah selesai”, karya ini berfokus pada refleksi sosial dan perjalanan sejarah. Perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan, Hj. Lisa, S.E., menyampaikan apresiasi tinggi atas keberanian penulis mengulas sosok perempuan kuat yang berjuang melawan ketidakpastian hukum dan moral sosial pada zamannya. Sosok tersebut dinilai menjadi simbol keteladanan yang relevan bagi generasi muda, khususnya perempuan di Tanah Pasundan.
Dalam sesi konfirmasi bersama awak media, Andi Anugrah Zakaria menegaskan bahwa karyanya bukan sekadar kisah horor biasa. “Tidak semua arwah datang untuk membalas dendam, sebagian hanya ingin kisahnya didengar,” ujar Andi menekankan pesan moral di balik novelnya.
Dukungan Tokoh dan Harapan ke Layar Lebar
Acara yang dimulai pukul 17:17 WIB tersebut berlangsung interaktif melalui agenda bedah buku, diskusi literasi, meet & greet, hingga sesi tanda tangan buku yang dibuka secara umum dan gratis. Sejumlah tokoh turut hadir memberikan dukungan, di antaranya Pembina Literasi SMAN 2 Bogor Wirna Agustiana, S.Pd., Ketua Forum Nasional Indonesia KH. Matsani Abdul Rahman, serta jajaran pengacara senior.
Melihat antusiasme yang luar biasa dari para penikmat literasi dan tokoh yang hadir, muncul harapan besar agar kisah perjalanan perempuan kuat di Negeri Pasundan ini dapat diserap secara luas oleh masyarakat umum, serta berpeluang diangkat ke layar lebar menjadi film cerita yang menginspirasi lebih banyak khalayak.


+ There are no comments
Add yours