Zainul Arifin: Nurjaya Figur Rendah Hati dan Siap Membawa Perubahan untuk Jatireja

2 min read

BEKASI – Usai Nurjaya resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, ke Sekretariat Panitia Pilkades di Kantor Desa Jatireja, Kamis (30/7/2026), dukungan dan harapan masyarakat mulai mengemuka. Udi Jaelani,S.H., M.H., selaku sahabat sekaligus Ketua Tim Pemenangan Nurjaya, menilai sosok Nurjaya memiliki karakter kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat.

Menurut Jaelani, Nurjaya merupakan pribadi yang rendah hati, sederhana, dan sangat menghormati sesama. Kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu juga dinilai menjadi salah satu karakter yang menonjol. “Beliau sangat rendah hati, menghormati sesama, dan memiliki kepedulian kepada masyarakat yang kurang mampu. Beliau tidak pernah menunjukkan sikap sombong,” ujar Jaelani.

Jaelani menjelaskan, dukungan terhadap Nurjaya lahir dari harapan sebagian masyarakat, baik di wilayah perkampungan maupun perumahan, terhadap hadirnya kepemimpinan yang lebih merata dan dekat dengan warga. Ia menegaskan, dukungan tersebut tidak dibangun dengan menjelekkan pihak lain, melainkan melalui gagasan untuk memperkuat keadilan, kebersamaan, serta silaturahmi di tengah masyarakat Jatireja.

Sebagai figur yang pernah memiliki pengalaman dalam pemerintahan desa, Nurjaya dinilai mempunyai bekal dalam memahami tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat. Jaelani berharap pengalaman tersebut dapat menjadi modal untuk membangun pemerintahan desa yang responsif, terbuka, dan mampu menyerap aspirasi masyarakat secara lebih optimal.

Salah satu aspirasi yang menjadi perhatian Jaelani adalah pentingnya memperkuat keterlibatan yang berimbang masyarakat perkampungan & perumahan dalam berbagai lembaga d Menurutnya, keterbukaan informasi dan partisipasi masyarakat harus diperluas agar tidak terjadi kesenjangan dalam memperoleh informasi maupun kesempatan berkontribusi terhadap pembangunan.

Jaelani berharap apabila Nurjaya mendapatkan amanah masyarakat, prinsip keseimbangan menjadi fondasi kepemimpinannya. Pembangunan Jatireja, menurutnya, harus mampu memberikan perhatian yang proporsional kepada masyarakat perkampungan & maupun perumahan, sekaligus memperkuat pembangunan fisik, pemberdayaan masyarakat, pelayanan publik, dan kualitas sumber daya manusia.

Menutup penyampaiannya, Jaelani mengajak seluruh masyarakat Jatireja menjaga Pilkades tetap aman, tertib, sejuk, dan bermartabat. “Mari bersama-sama memberikan doa dan dukungan kepada Pak Nurjaya. Namun siapa pun pilihan masyarakat, persatuan harus tetap dijaga. Karena setelah Pilkades selesai, kita semua tetap satu keluarga besar Desa Jatireja,” pungkasnya.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours