KARAWANG – Momentum Hari Asyura yang dikenal pula sebagai Lebaran Anak Yatim dimaknai dengan penuh kepedulian dan kebersamaan oleh Kepala Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Hj Lina Herlina. Dalam suasana yang sarat nilai keagamaan dan kemanusiaan, Hj Lina Herlina bersama suaminya, H. Oma Mihardja Rizki, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi Partai Demokrat, menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim/piatu dan warga lanjut usia (jompo).

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Hj Lina Herlina tersebut menjadi wujud nyata komitmen kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai sosial, kemanusiaan, dan kepedulian terhadap sesama. Sebanyak 75 anak yatim/piatu dan 84 lansia menerima santunan sebagai bentuk perhatian serta kasih sayang kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan dan kebersamaan.

Acara berlangsung khidmat sekaligus penuh kehangatan. Tausiah yang disampaikan oleh KH Buya Cep Jamhur memberikan penguatan spiritual kepada para hadirin mengenai pentingnya berbagi, memuliakan anak yatim, serta mempererat tali silaturahmi sebagai bagian dari ajaran Islam yang luhur. Kehadiran penceramah tersebut semakin menambah makna kegiatan yang tidak sekadar seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keimanan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Suasana kebersamaan semakin terasa dengan hadirnya sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta unsur pemerintahan desa. Tampak hadir Sekretaris Desa Sukaluyu Heri Herdiayana, Emin Syaepudin selaku Kepala Desa Wanajaya Kecamatan Telukjambe Barat, serta berbagai elemen masyarakat yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut. Kehadiran para tokoh menjadi simbol kuatnya sinergi dan semangat gotong royong dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.

Selain rangkaian santunan dan tausiah, kegiatan juga diwarnai hiburan yang menghadirkan Azis Gagap dan Unang Bagito, sehingga menciptakan suasana yang penuh kegembiraan bagi para penerima manfaat. Kehadiran para seniman tersebut memberikan warna tersendiri tanpa mengurangi kekhidmatan acara, sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan para lansia yang hadir.

Kegiatan ini menjadi cerminan bahwa kepemimpinan yang berlandaskan empati, keteladanan, dan kepedulian sosial mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui momentum Hari Asyura, Hj Lina Herlina dan H. Oma Mihardja Rizki menunjukkan bahwa jabatan dan amanah yang diemban tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan warga.

Semangat berbagi yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan budaya kepedulian sosial. Di tengah dinamika kehidupan modern, nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan kasih sayang kepada sesama tetap menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis, berdaya, dan sejahtera. Dengan demikian, Hari Asyura tidak hanya menjadi momentum peringatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas dan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan.


+ There are no comments
Add yours