Kabupaten Bekasi — Peran mahasiswa dalam pembangunan daerah dinilai sangat penting dan strategis dalam mendorong kemajuan di berbagai sektor. Mahasiswa tidak hanya dikenal sebagai agent of change (agen perubahan), tetapi juga sebagai iron stock (generasi penerus) dan social control (kontrol sosial) di tengah masyarakat.
Ketua Umum LSM SNIPER, Gunawan, mengatakan bahwa mahasiswa memiliki potensi besar dalam menciptakan perubahan positif melalui pemikiran yang kritis, kreatif, dan inovatif.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan daerah sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, baik di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, lingkungan, maupun pemberdayaan masyarakat.
“Mahasiswa merupakan aset bangsa yang memiliki semangat intelektual dan idealisme tinggi. Kehadiran mereka di tengah masyarakat dapat menjadi penggerak perubahan serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan daerah,” ujar Gunawan.
Ia menambahkan, mahasiswa juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal jalannya pembangunan agar tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat luas. Dengan kemampuan analisis dan daya kritis yang dimiliki, mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan.
Gunawan berharap sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan kalangan mahasiswa dapat terus diperkuat guna mempercepat kemajuan daerah.
“Mahasiswa jangan hanya fokus pada dunia akademik, tetapi juga harus aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan pembangunan daerah. Peran mereka sangat dibutuhkan untuk menciptakan perubahan yang nyata,” tambahnya.
Dengan keterlibatan aktif mahasiswa, pembangunan daerah diyakini akan berjalan lebih efektif, inovatif, dan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.


+ There are no comments
Add yours