BEKASI — Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi Gerindra sekaligus Ketua KTNA Kabupaten Bekasi, Darissalam, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya sektor pertanian dan pemerataan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah utara Kabupaten Bekasi.
Hal itu disampaikan Darissalam saat menghadiri agenda sosialisasi Program MBG bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan mitra kerja Komisi IX DPR RI di Aula Kantor Desa Sukamantri, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, Kamis (7/5/2026).
Dalam sambutannya, Darissalam mengapresiasi konsistensi Putih Sari yang dinilainya terus menghadirkan berbagai program pemerintah untuk masyarakat Desa Sukamantri.
“Kalau sebelumnya ada program dari BKKBN dan Dinas Kesehatan, hari ini Ibu Dokter Putih Sari hadir membawa program dari Badan Gizi Nasional. Ini bukti perhatian nyata kepada masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya wilayah utara,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan penghormatan kepada perwakilan Badan Gizi Nasional wilayah Jawa Barat yang hadir langsung dari Cirebon untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait Program MBG.
Sebagai anggota DPRD yang berasal dari daerah pemilihan wilayah utara Kabupaten Bekasi, Darissalam mengaku terus berupaya memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat, terutama persoalan pertanian dan pengairan yang selama ini menjadi aspirasi utama warga.
Menurutnya, berbagai persoalan yang bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat kini mulai mendapatkan perhatian dan penanganan secara bertahap, mulai dari pembangunan bendungan, normalisasi kali, hingga perbaikan jaringan irigasi.
“Dulu masyarakat sangat berharap adanya bendungan dan pengairan untuk mendukung pertanian. Alhamdulillah hari ini bendungan sudah dibangun dan air mulai mengalir sampai ke area pertanian masyarakat. Tinggal bagaimana kita bersama-sama menjaga dan merawatnya,” katanya.
Darissalam juga menyebut sejumlah wilayah seperti Sukawijaya, Sukabumi, dan Sukadaya sempat mengeluhkan saluran air yang tersumbat akibat kapasitas drainase yang kecil. Menurutnya, persoalan tersebut langsung ditindaklanjuti sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa peran wakil rakyat tidak hanya sebatas menunggu anggaran pemerintah, tetapi juga harus memiliki kepedulian dan keberanian untuk bergerak membantu masyarakat dengan kemampuan yang ada.
“Sekecil apa pun yang bisa kita lakukan untuk masyarakat harus kita lakukan. Tidak harus selalu menunggu anggaran pemerintah turun. Yang penting masyarakat merasakan manfaat dan kehadiran wakil rakyat di tengah mereka,” tuturnya.
Terkait Program Makan Bergizi Gratis, Darissalam menilai sosialisasi sangat penting agar masyarakat memahami secara utuh tujuan dan mekanisme program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah membentuk Badan Gizi Nasional sebagai langkah strategis untuk menjalankan program MBG secara nasional melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di berbagai daerah.
“Program ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan generasi Indonesia yang sehat dan unggul. Karena cakupannya besar, pemerintah juga melibatkan masyarakat dan investor untuk membantu percepatan pembangunan dapur MBG,” jelasnya.
Darissalam juga merespons aspirasi Kepala Desa Sukamantri terkait belum meratanya penerima manfaat Program MBG di wilayah tersebut. Ia memastikan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar masyarakat Sukamantri segera memperoleh pelayanan program tersebut.
“Saya akan terus berkomunikasi dengan korwil dan korcam agar masyarakat Sukamantri bisa segera mendapatkan manfaat Program MBG. Program pemerintah ini tidak akan memilah-milah masyarakat, semuanya akan mendapatkan hak yang sama, hanya memang perlu proses dan tahapan,” tegasnya.
Ia pun mengajak masyarakat agar mengikuti sosialisasi dengan baik supaya memperoleh informasi yang benar langsung dari pihak yang berkompeten, sehingga tidak mudah terpengaruh isu-isu hoaks yang beredar di media sosial.
“Dengan sosialisasi ini masyarakat bisa memahami apa itu MBG, bagaimana mekanismenya, dan apa manfaatnya. Jadi masyarakat tidak hanya menerima informasi yang belum tentu benar sumbernya,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Darissalam menegaskan bahwa dirinya selalu membuka ruang komunikasi bagi masyarakat Sukamantri dan wilayah dapilnya untuk menyampaikan berbagai kebutuhan maupun aspirasi masyarakat.
“Silakan komunikasi dengan kami. Insyaallah kami akan terus berjuang melalui pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten demi kepentingan masyarakat. Karena tugas kami adalah hadir dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” pungkasnya.


+ There are no comments
Add yours