PPM Karawang Teguhkan Peran Generasi Muda Veteran, ASDO Ajak Warisi Semangat Juang 1945

3 min read

Karawang, 8 April 2026 — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang dirangkaikan dengan kegiatan Halal Bihalal di Gedung Sekretariat LVRI & PPM Kabupaten Karawang berlangsung khidmat dan penuh makna, Rabu (8/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Karawang, ASDO, menyampaikan sosialisasi yang sarat pesan kebangsaan, edukatif, sekaligus inspiratif bagi seluruh peserta yang hadir.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (PIVERI), Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI), serta para anggota dan tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat, memperkuat nuansa kebersamaan dalam keluarga besar pejuang bangsa.

Dalam pemaparannya, ASDO menegaskan bahwa PPM yang didirikan pada tahun 1981 merupakan wadah berhimpun bagi putra-putri Veteran Republik Indonesia. Ia mengakui bahwa hingga saat ini masih banyak kalangan, baik dari keluarga veteran sendiri maupun masyarakat umum, yang belum sepenuhnya mengenal keberadaan dan peran strategis PPM.

“PPM hadir sebagai organisasi yang menaungi putra-putri dari para Veteran Pejuang Kemerdekaan, Veteran Pembela seperti Dwikora, Trikora, dan Seroja, hingga Veteran Perdamaian yang pernah bertugas dalam misi Pasukan PBB. Ini adalah bagian dari kesinambungan sejarah perjuangan bangsa,” ujar ASDO dengan penuh penegasan.

Ia juga menyoroti pentingnya pemahaman masyarakat terhadap LVRI sebagai wadah para veteran—para pelaku sejarah yang telah berjuang secara langsung dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, pengenalan terhadap LVRI dan PPM merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai perjuangan.

Lebih lanjut, ASDO menjelaskan bahwa PPM bukan sekadar organisasi kepemudaan, melainkan wadah kaderisasi yang memiliki tanggung jawab besar dalam mewarisi, menjaga, dan melestarikan nilai-nilai juang 1945 serta semangat patriotisme. Peran ini juga terintegrasi dalam sistem pertahanan negara melalui konsep Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

Sebagai bagian dari penguatan karakter dan kedisiplinan, PPM memiliki satuan Resimen Yudha Putra yang dibina melalui program Latihan Dasar Militer (Latsarmil). Program ini bertujuan membentuk generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat serta kesiapsiagaan sebagai bagian dari cadangan bela negara.

Tidak berhenti di situ, PPM Karawang juga berkomitmen untuk terus menggencarkan program sosialisasi Jiwa Semangat Nasional 1945 (JSN-45). Program ini dirancang sebagai upaya strategis untuk menanamkan nilai-nilai sejarah perjuangan kepada generasi muda, agar tidak melupakan jasa para pahlawan dalam proses berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional Dewan Pimpinan Pusat LVRI yang didukung melalui pendidikan dan pelatihan kaderisasi.

Sebagai bagian dari keluarga besar TNI, PPM berada dalam pembinaan teritorial dan terus menjalin sinergi dengan pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Hal ini menunjukkan bahwa PPM tidak hanya berorientasi pada nilai historis, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.

Di akhir penyampaiannya, ASDO mengajak seluruh putra-putri veteran untuk tidak ragu bergabung dalam PPM sebagai wadah pengabdian dan aktualisasi diri. Ia juga mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga stabilitas sosial, mempererat persatuan, serta menjunjung tinggi semangat Bhinneka Tunggal Ika.

“Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Mari kita bijak dalam menyaring informasi demi menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan dan nilai-nilai luhur perjuangan kembali diteguhkan, sekaligus menjadi pengingat bahwa estafet perjuangan bangsa kini berada di tangan generasi penerus yang harus terus menjaga dan menghidupkan semangat 1945 dalam setiap langkah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours