Jalan Desa Karangsari Hancur Diterjang Banjir, Warga Terancam Jatuh: Minta Pemda Bekasi Segera Bertindak

2 min read

Kabupaten Bekasi — Akses infrastruktur jalan di Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, kini berada dalam kondisi yang memprihatinkan dan nyaris tidak layak dilalui. Jalan desa yang menjadi urat nadi aktivitas warga itu rusak parah, penuh lubang, dan semakin membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama setelah berulang kali diterjang banjir.

Pantauan di lapangan menunjukkan permukaan jalan telah hancur, berlubang, dan tergenang, menyulitkan pengendara roda dua maupun roda empat. Bahkan, menurut pengakuan warga, sudah ada masyarakat yang terjatuh akibat kondisi jalan yang licin dan rusak. Situasi ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan yang lebih serius jika terus dibiarkan.

“Jalan ini sudah tidak layak dilewati. Hancur karena banjir, lubangnya banyak, licin, dan membahayakan. Kami tiap hari was-was,” ujar salah satu warga Karangsari.

Ironisnya, jalan tersebut terakhir kali diperbaiki pada tahun 2024, bukan melalui program pemerintah daerah, melainkan hasil swadaya masyarakat yang dibantu oleh PT Amga dan PT Sabatani Global Solusindo, menggunakan material aspal scrap. Perbaikan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan warga, meski dengan keterbatasan anggaran dan daya tahan material.

Namun, akibat intensitas banjir dan tingginya beban kendaraan, perbaikan swadaya itu kini tidak mampu bertahan, dan jalan kembali rusak dalam waktu relatif singkat. Kondisi ini menegaskan bahwa persoalan infrastruktur di Desa Karangsari membutuhkan penanganan serius, permanen, dan bertanggung jawab, bukan solusi sementara.

Masyarakat pun menyampaikan harapan besar kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi agar segera turun tangan. Warga menilai, jalan desa merupakan fasilitas publik vital yang seharusnya menjadi prioritas, karena menyangkut akses ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan keselamatan masyarakat.

“Kami sudah berusaha semampunya. Sekarang kami benar-benar berharap pemerintah daerah hadir. Jangan tunggu korban bertambah,” ungkap warga lainnya dengan nada memelas.

Selain kepada pemerintah daerah, masyarakat Desa Karangsari juga berharap perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di wilayah desa dapat ikut berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), sebagaimana yang pernah dilakukan sebelumnya. Partisipasi dunia usaha dinilai sangat membantu, namun tetap tidak bisa menggantikan peran utama pemerintah dalam penyediaan infrastruktur yang layak.

Kondisi jalan Desa Karangsari hari ini menjadi potret nyata ketimpangan penanganan infrastruktur di wilayah penyangga kawasan industri. Warga berharap, Pemda Kabupaten Bekasi tidak menutup mata, segera melakukan perbaikan menyeluruh, dan memastikan jalan desa dibangun dengan kualitas yang mampu bertahan terhadap banjir dan cuaca ekstrem.

“Jalan ini bukan sekadar aspal. Ini jalan hidup kami,” pungkas warga.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours