Sosialisasi GERMAS Kemenkes RI Bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Putih Sari, Dinkes Kabupaten Bekasi Berikan Edukasi Penggunaan Alat Kesehatan kepada Warga

3 min read

Kabupaten Bekasi — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Putih Sari menggelar Agenda Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Senin (8/12/2025).

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), di antaranya Wakapolsek Tarumajaya Iptu Abdul Hanan, serta Babinsa TNI AD setempat, yang menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Meski berhalangan hadir secara langsung karena agenda kenegaraan yang tidak dapat ditinggalkan, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Putih Sari tetap menyempatkan diri menyapa masyarakat melalui sambutan daring. Hal tersebut menjadi wujud komitmennya dalam memastikan program GERMAS tetap tersampaikan langsung kepada masyarakat akar rumput.

Dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual, Putih Sari menegaskan bahwa Gerakan Masyarakat Hidup Sehat merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas kesehatan bangsa, yang keberhasilannya sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.

“GERMAS bukan hanya program pemerintah, tetapi harus menjadi kebiasaan hidup sehari-hari. Sehat itu dimulai dari diri sendiri, dari keluarga, dan dari lingkungan sekitar,” ujar Putih Sari.

Ia juga menekankan pentingnya pemahaman yang benar dalam penggunaan alat kesehatan dan Produk Keperluan Rumah Tangga (PKRT). Menurutnya, alat kesehatan sejatinya bertujuan membantu menjaga kesehatan, namun jika digunakan tidak sesuai ketentuan justru berpotensi menimbulkan risiko baru.

“Mulai dari penggunaan, penyimpanan, hingga pembuangannya harus dipahami dengan baik agar benar-benar memberi manfaat bagi kesehatan,” tegasnya.

Sementara itu, materi utama dalam sosialisasi GERMAS disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi melalui perwakilannya, Noni Carolina. Ia menekankan pentingnya peningkatan literasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam penggunaan alat kesehatan secara mandiri di rumah.

Noni mengungkapkan bahwa meningkatnya angka penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes menjadi tantangan serius yang harus dihadapi bersama.

“Penyakit darah tinggi dan gula darah tinggi saat ini tidak hanya menyerang usia lanjut, tetapi juga sudah ditemukan pada anak-anak. Ini menjadi peringatan bagi kita semua,” ungkapnya.

Menurut Noni, perubahan pola hidup, kurangnya aktivitas fisik, serta pola konsumsi yang tidak sehat, termasuk kebiasaan jajan sembarangan pada anak-anak, menjadi faktor utama meningkatnya risiko tersebut.

Ia menjelaskan bahwa alat kesehatan merupakan instrumen penting yang digunakan untuk mencegah, mendiagnosis, memantau, serta membantu pemulihan kondisi kesehatan manusia.

“Pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, hingga kolesterol tidak bisa dilakukan tanpa alat kesehatan yang akurat,” jelasnya.

Beberapa alat kesehatan yang dapat digunakan secara mandiri oleh masyarakat antara lain tensimeter digital, termometer, timbangan berat badan, dan alat cek gula darah. Namun demikian, masyarakat diimbau untuk selalu memastikan alat kesehatan yang digunakan telah memiliki izin edar resmi.

“Sekecil apa pun alat kesehatan, wajib memiliki izin edar. Jangan tergiur harga murah, terutama saat membeli secara daring,” tegas Noni.

Ia juga mengingatkan pentingnya kalibrasi alat kesehatan guna memastikan hasil pengukuran tetap akurat. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan kalibrasi di fasilitas kesehatan seperti puskesmas.

Selain itu, Noni menegaskan bahwa hasil pemeriksaan mandiri tidak boleh dijadikan satu-satunya rujukan. Apabila ditemukan hasil yang tidak normal, masyarakat diwajibkan untuk segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Melalui kegiatan Sosialisasi GERMAS ini, Kementerian Kesehatan RI bersama Komisi IX DPR RI serta seluruh pemangku kepentingan berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat dan menggunakan alat kesehatan secara aman, tepat, dan bertanggung jawab.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta unsur TNI-Polri diharapkan dapat memperkuat implementasi GERMAS di tingkat desa hingga kecamatan, demi terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours