AKP Elia Umboh Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Nurul Falah: Wujud Kehangatan, Kebersamaan, dan Nilai Keteladanan

4 min read

BEKASI — Suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan terasa hangat di Pondok Pesantren Nurul Falah, Kampung Bugelsalam Poncol, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, pada Senin malam (21/10/2025). Ribuan jamaah, santri, serta tokoh agama dan masyarakat hadir dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang diisi dengan lantunan shalawat, tausiyah, dan doa bersama untuk keselamatan bangsa.

Hadir dalam acara penuh makna tersebut, Kapolsek Cikarang Pusat AKP Elia Umboh, S.H., M.H., yang dengan penuh kehangatan bersilaturahmi bersama para ulama dan tokoh masyarakat. Kehadiran beliau menjadi simbol kedekatan antara aparat kepolisian dengan kalangan pesantren, sekaligus wujud nyata dari semangat “Polri Presisi yang Humanis dan Religius”.

> “Peringatan Maulid Nabi ini mengingatkan kita untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW — penuh kasih sayang, amanah, dan cinta damai. Semangat itu pula yang harus menjadi ruh dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kapolsek AKP Elia Umboh di sela kegiatan.

Penuh Kehadiran Tokoh dan Ulama Besar

Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB hingga tengah malam tersebut turut dihadiri oleh tokoh-tokoh besar, di antaranya:

Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A. sebagai penceramah utama,

KH. Lukman Hakim Hamid,

Kompol A.N. Imapuly, S.I.K. (Danyon Detasemen D Pelopor Brimob Polda Metro Jaya),

Kompol Zaini A. Zainuri, S.Kom., S.I.K., M.M. (Kasat Intelkam Polres Metro Bekasi),

KH. Abdul Rozak (Pembina Pondok Pesantren Nurul Falah),

Hasan Basri (Ketua PC Ansor Kabupaten Bekasi),

KH. Atok Romli Musthofa (Ketua PCNU Kabupaten Bekasi),

serta Ajo Subarjo, Kepala Desa Hegarmukti.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menggema lembut di dalam aula pesantren, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, lantunan shalawat Nabi, tausiyah penuh makna, hingga doa penutup yang menyejukkan hati seluruh jamaah.

Tausiyah yang Menyentuh Hati

Dalam tausiyahnya, KH. Said Aqil Siradj menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat. Beliau mengingatkan, kemuliaan Nabi tidak hanya terletak pada mukjizatnya, tetapi pada akhlak dan kelembutan hatinya terhadap sesama.

> “Kalau kita ingin bangsa ini kuat dan sejahtera, maka setiap pemimpin — dari tingkat paling tinggi hingga paling bawah — harus menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman,” tutur KH. Said Aqil yang disambut takbir dan tepuk tangan hangat para hadirin.

Kebersamaan dan Harmoni Sosial

Acara Maulid ini juga menjadi momentum mempererat sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat dalam menjaga ketenteraman dan persaudaraan di wilayah Cikarang Pusat. Kapolsek AKP Elia Umboh menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat keimanan warga.

> “Kami dari Polsek Cikarang Pusat merasa terhormat bisa hadir bersama para ulama dan masyarakat. Inilah wujud nyata kebersamaan kita dalam menebarkan kedamaian dan memperkuat ukhuwah Islamiyah,” ujarnya penuh kehangatan.

Beliau juga berharap agar pesantren terus menjadi benteng moral masyarakat, sekaligus mitra strategis Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman, sejuk, dan religius.

Meneladani Nabi, Menguatkan Persaudaraan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Nurul Falah malam itu bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi ajang refleksi diri bagi seluruh hadirin untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kasih sayang, kejujuran, dan amanah Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Acara berakhir pada pukul 00.00 WIB dengan suasana penuh rasa syukur dan doa bersama. Ratusan jamaah terlihat saling bersalaman, menandai eratnya tali persaudaraan antarwarga Cikarang Pusat.

> “Semoga dengan Maulid Nabi ini, kita semua diberi keberkahan, dijauhkan dari perpecahan, dan senantiasa dilindungi Allah SWT,” tutup Kapolsek Elia Umboh dengan nada haru.

Penutup

Kegiatan keagamaan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat dalam menjaga nilai-nilai moral, sosial, dan spiritual.

Dengan semangat kebersamaan dan keteladanan Rasulullah SAW, Polsek Cikarang Pusat berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis, penuh cinta kasih, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Apakah Anda ingin saya buatkan judul alternatif versi media online yang lebih menggugah secara religius, misalnya:

> “Kapolsek Cikarang Pusat Hadiri Maulid Nabi: Meneladani Akhlak Rasulullah, Menebar Cinta dan Kedamaian di Tengah Umat”

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours