Bekasi – Suasana penuh kehangatan dan kemewahan membalut pesta pernikahan Ananda Nadia Puteri, putri tercinta dari H. Apud Syaepudin, Ketua WBI (Warga Bumiputera Indonesia) Kabupaten Bekasi sekaligus Ketua Umum FKWB (Forum Komunikasi Warga Bekasi), yang digelar pada Minggu, 8 Juni 2025 di Restoran Amanaia, salah satu destinasi kuliner terbaik di Kabupaten Bekasi.
Kemeriahan pesta pernikahan ini tidak hanya menjadi momentum sakral bagi kedua mempelai dan keluarga besar, namun juga menjadi ajang silaturahmi megah para tokoh penting, pemimpin organisasi, hingga pengambil kebijakan strategis dari tingkat kabupaten hingga provinsi.

Ketua SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Bekasi Raya, Doni Ardon, yang turut hadir dalam acara tersebut, menggambarkan pesta pernikahan ini sebagai salah satu perhelatan termegah yang pernah ia hadiri. Menurutnya, aura pesta yang sarat kebudayaan dan penuh simbol kekeluargaan itu telah menjelma menjadi wadah bertemunya berbagai elemen strategis Kabupaten Bekasi.

“Ini bukan hanya pernikahan biasa, ini adalah pesta rakyat dalam versi yang mewah dan sangat berbudaya. Saya melihat begitu banyak tokoh penting hadir — dari kalangan pejabat, politisi, pemuka agama, hingga seniman dan budayawan. Sebuah momentum langka yang sarat makna,” ujar Doni.

Pesta ini benar-benar menunjukkan identitas lokal dan keberagaman budaya. Sejak awal acara, para tamu disambut dengan ritual adat Betawi ‘Palang Pintu’ yang kental dengan nilai-nilai kearifan lokal. Perpaduan budaya Betawi dan Sunda yang dihadirkan begitu apik, menghidupkan suasana sakral namun meriah dalam perayaan tersebut.
Tidak hanya dari sisi budaya, pesta ini juga menunjukkan kelas dan perhatian tinggi terhadap kenyamanan tamu. Deretan menu makanan tradisional dan internasional tersaji dengan melimpah, menyuguhkan pengalaman kuliner yang memanjakan lidah para undangan.

Yang menarik, di tengah kemegahan acara, terlihat pula kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bekasi, unsur pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi, para ketua ormas dan LSM terkemuka, pemuka agama dari berbagai latar belakang, pengusaha sukses, seniman lokal, hingga pejabat dari berbagai instansi vertikal dan daerah tetangga.

Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa H. Apud Syaepudin bukan hanya tokoh sentral dalam pergerakan sosial kemasyarakatan, tetapi juga simpul penting dalam hubungan antar-elemen di Kabupaten Bekasi. Pesta ini mencerminkan bagaimana kekuatan kultural, jaringan sosial, dan nilai kekeluargaan dapat bersatu dalam satu panggung yang harmonis.
Suasana pesta semakin semarak dengan penampilan dari sejumlah artis Ibu Kota yang menghibur para tamu dengan lantunan musik bernuansa etnik dan modern. Tak ayal, sorak sorai dan tawa bahagia dari para tamu undangan menjadi gambaran nyata bagaimana sebuah pesta pernikahan bisa menjadi simbol kebersamaan, kehormatan, dan kemewahan dalam bingkai budaya lokal.

Dengan hadirnya tokoh-tokoh penting dari berbagai lapisan masyarakat, pesta pernikahan ini seolah mengukuhkan H. Apud Syaepudin sebagai figur pemersatu yang mampu menjembatani berbagai kelompok, dari elite birokrasi, pemimpin ormas, hingga masyarakat akar rumput.
Selamat menempuh hidup baru kepada Ananda Nadia Puteri dari H Apud Syaepudin dan pasangannya. Semoga berkah dan cinta selalu menyertai perjalanan rumah tangga mereka, seperti halnya semangat kebersamaan yang terpancar dari kemeriahan pesta pernikahan ini.

