Semangat Kebersamaan di Minggon Desa Kendaljaya: Warga Bersatu Atasi Sampah Liar

3 min read


Karawang – Swarajabar.id
Semangat gotong royong kembali menggema di Desa Kendaljaya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang. Dalam Minggon perdana bulan April 2025 yang mengangkat tema Lingkungan, Kebersihan, dan Gotong Royong, berbagai unsur masyarakat dan perangkat desa bersatu padu membahas persoalan lingkungan yang kini menjadi perhatian bersama: sampah liar.

Dari Pendamping Keluarga Harapan (PKH), Patriot Desa, Pendamping Desa, Kader Posyandu, Lembaga Keswadayaan Desa (LKD), pimpinan majlis taklim, Direktur BUMDes Kendaljaya, unsur BPD, hingga RT, RW, kepala dusun, serta Karang Taruna, semua hadir dan turut menyuarakan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bentuk tanggung jawab kolektif.

Sekretaris Desa Kendaljaya, Ibu Lia Gustanti, yang memimpin langsung jalannya Minggon menyampaikan bahwa persoalan sampah liar di jalan utama menuju Desa Sungai Buntu dan Payungsari tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah desa semata.

“Ini tugas kita semua. Kebersihan lingkungan harus dijaga bersama oleh warga, pemuda, tokoh agama, hingga pelajar. Jangan biarkan ada yang membuang sampah sembarangan. Karena lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Ibu Lia dengan tegas namun hangat.

Wujud nyata dari semangat ini terlihat pada Senin, 21 April 2025. Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, DLHK Karawang, dan masyarakat sekitar bergotong royong membersihkan tumpukan sampah yang mencemari pinggir jalan. Aksi ini membuktikan bahwa kebersamaan adalah kunci utama menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

Patriot Desa Kendaljaya, Ahmad Syarifudin, menambahkan bahwa isu sampah bukan hanya soal kebersihan semata, tetapi juga menyangkut kesehatan, kelestarian lingkungan, dan masa depan desa.

“Sampah plastik bisa merusak sawah, menyebabkan banjir, bahkan mengancam kesehatan warga. Maka mari kita bangkitkan kembali semangat gotong royong, ajak pemuda-pemudi, para ustadz dan ustadzah untuk mengedukasi jamaah agar memilah sampah dan tidak membuang sembarangan,” jelasnya.

Ia pun mengutip pesan dari Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, yang menekankan pentingnya peran desa dalam menjaga lingkungan hidup. Selain itu, ada pula amanah dari Kabid KPPM DPMDes Jabar, Ibu Lisa, agar seluruh desa mengaktifkan kembali program Jum’at Bersih (Jumsih) sebagai budaya kolaborasi dan cinta lingkungan.

Dalam rapat, Kepala Urusan Umum dan Perencanaan Desa, Yusuf Thojiri, menjelaskan rencana jangka panjang pasca pembersihan. Lahan yang sebelumnya digunakan sebagai tempat pembuangan liar akan disulap menjadi taman hijau pinggir jalan dan irigasi, dengan tanaman hias, obat-obatan, dan hortikultura. Bibit tanaman ini berasal dari sumbangan sukarela seluruh unsur yang hadir.

Sebagai langkah preventif, Pemerintah Desa juga merencanakan penyediaan bak-bak sampah di titik-titik strategis. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tercecernya sampah agar lingkungan tetap tertata, bersih, dan tidak terlihat kumuh.

Melalui Minggon ini, Desa Kendaljaya menunjukkan bahwa dengan kebersamaan, tidak ada masalah yang terlalu besar untuk dihadapi. Lingkungan bersih bukan hanya mimpi, tapi bisa jadi kenyataan jika seluruh warga bersatu dan saling peduli.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author