GIBAS Cinta Damai Sektor Klari Tebar Kebaikan Ramadhan: Santuni Anak Yatim dan Dhuafa, Perkuat Persatuan dan Nasionalisme

2 min read

 

Klari, Karawang, SWARA JABAR – Menyemarakkan nilai-nilai kebersamaan di Bulan Suci Ramadhan, GIBAS (Gerakan Insan Bangun Semangat) Cinta Damai Sektor Klari menggelar santunan anak yatim/piatu dan dhuafa di Aula Kantor Desa Cimahi, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Sabtu (25/3/2024). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua GIBAS Cinta Damai Sektor Klari, Soblenk Sholeh Herdiyansah, ini menjadi wujud konkret sinergi organisasi dalam mengedepankan kepedulian sosial, persatuan, dan semangat kebangsaan.

Ramadhan sebagai Momentum Empati dan Kebersamaan

Dalam sambutannya, Soblenk yang akrab disapa “Soblenk” oleh warga menekankan esensi puasa sebagai sarana merasakan penderitaan sesama.

“Bulan Ramadhan mengajarkan kita untuk menahan lapar dan haus, sekaligus membuka hati untuk berempati pada saudara-saudara kita yang membutuhkan, seperti anak yatim, jompo, dan dhuafa. Inilah makna terdalam dari keimanan dan kemanusiaan,” ujarnya dengan penuh khidmat.

Ia menambahkan, kegiatan santunan ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga upaya menguatkan tali silaturahmi antarwarga.

“Kami dari GIBAS Cinta Damai hadir di tengah masyarakat untuk menjadi jembatan kebaikan. Meski sederhana, semoga bantuan ini meringankan beban dan menebar kebahagiaan di bulan penuh berkah,” tuturnya.

Kolaborasi untuk Negeri: Persatuan dalam Aksi Nyata

Santunan yang diberikan meliputi paket sembako, uang tunai, dan perlengkapan ibadah kepada puluhan penerima manfaat. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat setempat, mencerminkan kolaborasi multisektor yang harmonis. Soblenk menegaskan, semangat kebangsaan dan persatuan harus diwujudkan melalui aksi nyata. “Kita semua adalah bagian dari Indonesia. Merawat anak yatim dan dhuafa adalah bentuk cinta tanah air, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang peduli pada kaum lemah,”tegasnya.

Inspirasi bagi Generasi Muda

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi pembelajaran bagi kader GIBAS Cinta Damai.

“Semoga kebaikan ini memotivasi kita semua untuk terus berkontribusi, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi sepanjang tahun. Mari jadikan organisasi ini sebagai wadah pemersatu, penggerak perubahan, dan penjaga nilai-nilai luhur bangsa,” pesan Soblenk.

Salah satu penerima santunan, Siti (12), anak yatim asal Desa Cimahi, menyampaikan rasa syukur. “Terima kasih kepada kakak-kakak GIBAS. Semoga Allah membalas kebaikan semua yang terlibat,” ujarnya dengan haru.

Penutup: Semangat yang Tak Berhenti di Ramadhan

GIBAS Cinta Damai Sektor Klari berkomitmen untuk terus menginisiasi program serupa, tidak hanya fokus pada bantuan sosial, tetapi juga pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai nasionalisme.

“Kami percaya, kepedulian dan persatuan adalah pondasi membangun Indonesia yang lebih maju dan beradab,” pungkas Soblenk, menutup acara dengan doa bersama untuk kemaslahatan bangsa.

 

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours