Bekasi — Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali menggema di Kabupaten Bekasi. Ketua Karang Taruna Kecamatan Cikarang Timur, Jajang Nurjaya, S.E., turut ambil bagian dalam menyukseskan Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) ke-65 tingkat Kabupaten Bekasi yang digelar di Lapangan Stadion Mini Kecamatan Tambelang, Sabtu (25/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 25–26 Oktober 2025, ini diikuti oleh seluruh pengurus serta perwakilan Karang Taruna dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bekasi.

Momentum BBKT dan Sumpah Pemuda: Dua Semangat yang Menyatu
Dalam kesempatan tersebut, Jajang Nurjaya menegaskan bahwa keikutsertaan Karang Taruna Kecamatan Cikarang Timur dalam BBKT tahun ini bukan hanya sebatas partisipasi organisasi, tetapi juga bentuk implementasi nyata dari semangat Sumpah Pemuda 2025.
Menurutnya, nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang diwariskan para pemuda tahun 1928 harus terus dihidupkan di setiap langkah pemuda masa kini.

“Bulan Bakti Karang Taruna ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah momentum untuk memperkuat komitmen kita sebagai pemuda — bahwa kita satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia. Di era modern, semangat Sumpah Pemuda harus kita wujudkan melalui aksi nyata dan kepedulian terhadap sesama,”
ujar Jajang Nurjaya, S.E.

Apresiasi untuk Pemimpin Teladan Kabupaten Bekasi
Jajang juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Kabupaten Bekasi, H. Ade Kuswara Kunang, S.H., dan Wakil Bupati, dr. H. Asep Surya Atmadja, yang dinilainya sebagai pemimpin teladan dan inspiratif bagi generasi muda.
Menurutnya, kepemimpinan keduanya mencerminkan perhatian dan komitmen besar terhadap pembinaan pemuda di Kabupaten Bekasi.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bekasi. Beliau berdua adalah sosok pemimpin yang peduli, memberi ruang, dan mendorong pemuda untuk terus berkreasi dan berkontribusi bagi daerah. Ini bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap gerakan kepemudaan,”
kata Jajang penuh hormat.

Selain itu, Jajang juga menyoroti sosok Ketua Karang Taruna Kabupaten Bekasi, H. Acep Juandi, yang menurutnya merupakan figur muda inspiratif dan pemimpin dengan dedikasi tinggi terhadap organisasi.
“Bang Acep Juandi bukan hanya pemimpin formal, tapi juga panutan bagi kami semua. Beliau selalu hadir di tengah kegiatan, memberi arahan, dan menjadi contoh nyata bagaimana seorang pemuda bisa memimpin dengan hati dan ketulusan,”
ungkapnya.

Pemuda Sebagai Agen Perubahan dan Pelopor Kebersamaan
BBKT ke-65 diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan edukatif seperti bakti lingkungan, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta seminar kepemudaan.
Melalui kegiatan ini, Jajang menekankan pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan sosial dan pelopor kebersamaan di masyarakat.
> “Pemuda hari ini harus berani tampil di depan, menjadi bagian dari solusi, bukan hanya penonton. Karang Taruna memberi ruang bagi kita untuk belajar berorganisasi, berbuat untuk masyarakat, dan menanamkan semangat gotong royong,”
tegasnya.
—
Menanamkan Nilai Sumpah Pemuda di Setiap Gerakan
Jajang menilai bahwa nilai-nilai Sumpah Pemuda harus terus ditanamkan dalam diri setiap anggota Karang Taruna — mulai dari cinta tanah air, solidaritas, hingga semangat tanggung jawab sosial.
Menurutnya, tantangan zaman boleh berubah, tetapi jiwa perjuangan dan semangat persatuan pemuda tidak boleh luntur.
> “Kita mungkin hidup di zaman yang serba digital, tapi nilai-nilai perjuangan tidak boleh hilang. Dari kegiatan seperti BBKT inilah kita belajar arti kepedulian dan semangat persaudaraan,”
ujar Jajang.
—
Dari Bekasi untuk Indonesia
Partisipasi Karang Taruna Kecamatan Cikarang Timur dalam BBKT ke-65 menjadi bukti bahwa semangat Sumpah Pemuda masih menyala di dada generasi muda Kabupaten Bekasi.
Melalui semangat pengabdian dan solidaritas sosial, para pemuda membuktikan bahwa mereka siap menjadi bagian dari perubahan besar menuju masa depan bangsa yang lebih baik.
“Momentum menjelang Hari Sumpah Pemuda ini harus menjadi titik kebangkitan kita semua. Pemuda Bekasi harus berdiri di barisan terdepan — membawa semangat persatuan, kepedulian, dan kerja nyata untuk Indonesia,”
pungkas Jajang Nurjaya, S.E.
(Opik)


+ There are no comments
Add yours