“Sebenarnya Pemkab Karawang Membela Warganya atau Tidak?” Aktivis Tatang Obet Sindir Keras Jelang HUT ke-392

2 min read

KARAWANG – “Kabupaten Karawang ini sebenarnya punya Pemerintah Daerah yang membela masyarakatnya tidak sih?” Pertanyaan tajam itu dilontarkan oleh Tatang Obet, seorang aktivis lokal yang selama ini dikenal gigih memperjuangkan hak-hak masyarakat Karawang.

Tatang geram setelah mengetahui dugaan praktik perusahaan-perusahaan besar di Karawang yang merekrut karyawan dari luar daerah. Menurutnya, fenomena itu bukan hanya melecehkan potensi tenaga kerja lokal, tetapi juga menunjukkan ketidakseriusan pemerintah daerah dalam melindungi warganya sendiri.

“Lebih ironis lagi,” ujarnya dengan nada tinggi, “ada institusi Pemerintah Daerah yang justru diduga menelantarkan warganya. Mereka menggandeng universitas dari luar Karawang seolah menutup mata terhadap potensi Universitas Negeri Karawang. Bahkan, kabarnya mereka ikut merekrut tenaga kerja dari luar daerah. Ini kesannya, masyarakat Karawang dianggap tidak punya kemampuan apa-apa!”

Tatang menegaskan, tanggung jawab untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan daya saing tenaga kerja lokal sepenuhnya ada di pundak pemerintah daerah. “Jangan hanya bangga merayakan ulang tahun Karawang ke-392 dengan pesta seremonial, sementara rakyatnya dibiarkan menganggur. Jika kondisi ini dibiarkan, apa bedanya pemerintah daerah dengan perusahaan-perusahaan yang mengabaikan hak-hak warga Karawang?” sindirnya.

Pernyataan ini diucapkannya di kediamannya pada Sabtu (13/9/2025), hanya beberapa hari menjelang perayaan HUT Karawang. Ia pun menyerukan agar masyarakat Karawang tidak diam. “Sudah saatnya kita bersuara lebih keras! Kalau kita tidak menuntut keadilan dan keberpihakan, siapa lagi yang akan peduli? Jangan biarkan Karawang hanya jadi penonton di tanahnya sendiri,” tegas Tatang.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours