KABUPATEN BEKASI, 2 Juli 2026 – Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan pemerataan akses pendidikan melalui usulan pembangunan SMA Negeri baru di wilayah yang mengalami pertumbuhan penduduk tinggi. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, H. Agung Suganda, S.Pd., M.M., saat audiensi antara masyarakat Desa Mekar Mukti, Kecamatan Cikarang Utara, dengan SMAN 2 Cikarang Utara dan SMAN 1 Cikarang Pusat di ruang rapat Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (2/7/2026).
H. Agung Suganda menjelaskan bahwa tingginya kebutuhan terhadap SMA Negeri merupakan konsekuensi dari pesatnya pertumbuhan penduduk Kabupaten Bekasi yang kini mencapai sekitar 3,4 juta jiwa. Menurutnya, peningkatan jumlah penduduk tidak hanya dipengaruhi angka kelahiran, tetapi juga tingginya arus urbanisasi karena Kabupaten Bekasi menjadi salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia. Akibatnya, jumlah lulusan SMP terus meningkat setiap tahun, sementara kapasitas SMA Negeri masih terbatas.
Meski kewenangan pengelolaan SMA berada di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, ia menegaskan DPRD Kabupaten Bekasi tidak pernah berhenti mengawal aspirasi masyarakat. Berbagai koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi terus dilakukan, hingga pada tahun 2026 berhasil diperjuangkan pembangunan dua SMA Negeri baru di Kabupaten Bekasi. Selain itu, Komisi IV juga terus mendorong agar pada tahun 2027 kembali ada penambahan sekolah baru di wilayah yang tingkat kepadatan penduduknya paling tinggi.
Menurutnya, pembangunan sekolah baru harus didasarkan pada kajian yang komprehensif, mulai dari jumlah penduduk usia sekolah, kebutuhan wilayah, hingga ketersediaan lahan. Untuk itu, Komisi IV mendorong pemerintah daerah, pemerintah desa, dan para pemangku kepentingan agar mulai mengidentifikasi lahan Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum (Fasos/Fasum) yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan sekolah, sehingga proses realisasi dapat lebih efektif dan tepat sasaran.
Mengakhiri penyampaiannya, H. Agung Suganda mengapresiasi masyarakat yang aktif menyampaikan aspirasi melalui forum audiensi. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, sinergi antara DPRD, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat diharapkan mampu menghadirkan solusi berkelanjutan, sehingga setiap anak di Kabupaten Bekasi memperoleh kesempatan yang setara untuk mengenyam pendidikan yang berkualitas.


+ There are no comments
Add yours