Operasi Bersih Serentak di RW 01 Mekarjaya, Dukung Program Walikota Depok

3 min read

DEPOK, SWARAJABAR.ID – Menindaklanjuti arahan Walikota Depok, Supian Suri, dalam rangka mewujudkan Depok yang lebih maju, Jawa Barat istimewa, serta mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045, Pengurus RW 01 Kelurahan Mekarjaya melaksanakan kegiatan Operasi Bersih Lingkungan secara serentak pada Kamis, 18 Juni 2026, mulai pukul 07.00 WIB.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur warga, meliputi kader PKK, Posyandu, Karang Taruna, pelaku usaha, lembaga pendidikan, serta pengurus rumah ibadah. Sejumlah Ketua RT juga turun langsung ke lapangan untuk mendampingi warganya.

Mereka yang hadir dan mendampingi antara lain Ketua RT 02 Ibu Nidah, Ketua RT 04 Kardiman Setiadi, serta Ketua RT 05 Dewi Mariani dan Ketua RT 06 Rasmal Sikumbang. Ketua RT 06 tidak hanya hadir, tetapi juga memfasilitasi kebutuhan sarapan pagi dan minuman bagi warga yang berpartisipasi. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menghimbau warganya, khususnya para pelaku usaha di wilayah RT 06, untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan tempat usaha masing-masing.

Adapun Ketua RT 01, RT 03, dan RT 07 berhalangan hadir karena tugas pekerjaan dan keperluan ke luar kota. Meski demikian, mereka telah mendelegasikan tugas kepada pengurus dan warga setempat agar kegiatan tetap berjalan dengan baik.

Perlu diketahui, tingkat partisipasi warga pada pelaksanaan kali ini masih belum maksimal. Hal ini terjadi mengingat kegiatan dilaksanakan pada hari kerja, sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh pihak Kelurahan Mekarjaya, di mana seluruh wilayah RW akan melaksanakan kegiatan serupa secara bergiliran sesuai giliran masing-masing.

Lebih dari sekadar membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga tercipta suasana keakraban antarwarga dan pengurus, sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman yang ada di lingkungan RW 01.

Setelah kegiatan selesai, Ketua RW 01 Rohendi Budiyana menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan yang diberikan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Sekretaris Kecamatan Sukmajaya, Dra. Nelda Purnadia Wardani, yang telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok guna memastikan pengangkutan sampah hasil kegiatan operasi bersih dapat segera dilakukan.

“Semoga semangat menjaga kebersihan di wilayah RW 01 terus terjaga dan persoalan sampah dapat dikendalikan mulai dari rumah masing-masing, guna mengurangi volume sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung yang saat ini kapasitasnya sudah tidak memadai,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Kami juga mengharapkan dukungan dan bantuan dari pemerintah agar dapat melaksanakan pemilahan sampah secara menyeluruh di seluruh RT di wilayah RW 01. Saat ini baru tersedia 2 unit Bank Sampah yang beroperasi, yaitu di RT 02 dan RT 06.”

Secara khusus, ia mengingatkan para pelaku usaha agar tidak membuang sampah atau sisa makanan ke dalam saluran air, serta segera mencopot spanduk usang, tali rafia, kabel, dan benda tidak terpakai yang dapat merusak pemandangan dan mengganggu keindahan lingkungan.

Sementara itu, Ibu Elly Sholihat selaku pengurus PKK sekaligus Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) di lingkungan tersebut menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap sebulan sekali. Menurutnya, hal ini akan semakin menumbuhkan kesadaran warga akan pentingnya kebersihan, sekaligus mendorong warga memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lokasi Pekarangan Pangan Lestari (P2L) atau menanam tanaman lain yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan.

Terima kasih juga disampaikan kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Depok, Koordinator Kelurahan Mekarjaya, serta Lurah Mekarjaya yang diwakili Kepala Seksi Kemasyarakatan Ibu Tina, atas dukungan dan bimbingan yang diberikan.

Diharapkan kerja sama dan kepedulian ini terus terjalin, sehingga tercipta lingkungan RW 01 yang bersih, sehat, rapi, nyaman, serta tetap terjaga keakraban dan persatuannya di tengah keberagaman. (Bro)

 

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

Hari Veteran Nasional 2026, ASDO PPM Karawang: “Untukmu Pahlawanku, Veteran Republik Indonesia” KARAWANG — Peringatan Hari Veteran Nasional (HARVETNAS) setiap 10 Agustus bukan sekadar momentum seremonial, melainkan ruang refleksi bagi bangsa Indonesia untuk kembali mengenang jasa, pengorbanan, dan pengabdian para Veteran Republik Indonesia yang telah berjuang merebut, mempertahankan, serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pesan tersebut disampaikan ASDO, Sekretaris PC Pemuda Panca Marga (PPM) Karawang, bertepatan dengan Hari Veteran Nasional 2026. Dengan penuh penghormatan kepada para pejuang bangsa, ASDO menyampaikan pesan yang sarat makna: “Untukmu Pahlawanku, Veteran Republik Indonesia. Terima kasih atas perjuangan, pengorbanan, dan pengabdian yang telah diberikan untuk bangsa dan negara.” Menurut ASDO, sejarah perjuangan para veteran harus terus hidup dalam ingatan kolektif bangsa. Terlebih di tengah perkembangan zaman, masih terdapat masyarakat, pelajar, dan generasi muda yang belum memahami secara utuh sejarah Veteran Republik Indonesia maupun keberadaan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) sebagai wadah perjuangan dan pengabdian para veteran. “Masih banyak masyarakat, pelajar dan generasi muda yang belum memahami tentang Veteran Republik Indonesia dalam wadah LVRI. Karena itu, sejarah perjuangan para veteran harus terus disampaikan dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujar ASDO. 10 Agustus dan Jejak Sejarah Veteran Nasional ASDO menjelaskan, Hari Veteran Nasional ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2014 tentang Hari Veteran Nasional. Tanggal 10 Agustus kemudian diperingati setiap tahun sebagai Hari Veteran Nasional, berkaitan dengan momentum gencatan senjata pada 10 Agustus 1949 yang menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Sementara itu, keberadaan dan pengaturan mengenai Veteran Republik Indonesia memiliki landasan hukum melalui Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2012 tentang Veteran Republik Indonesia serta Peraturan Pemerintah Nomor 67 Tahun 2014 sebagai aturan pelaksanaannya. “Bangsa Indonesia tidak boleh melupakan sejarah. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini tidak diperoleh dengan mudah. Ada darah, air mata, pengorbanan, dan gugurnya para pejuang dalam perjuangan melawan penjajahan serta mempertahankan kemerdekaan,” kata ASDO. Ia menegaskan, veteran merupakan bagian penting dari perjalanan sejarah bangsa. Mereka adalah pelaku sejarah yang berasal dari tentara rakyat dan unsur perjuangan lainnya yang berperan dalam merebut, mempertahankan kemerdekaan, serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. PPM dan Tanggung Jawab Mewariskan Nilai Perjuangan Sebagai wadah berhimpunnya anak cucu Veteran Republik Indonesia, Pemuda Panca Marga (PPM) memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kesinambungan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para veteran kepada generasi penerus. Menurut ASDO, perjuangan tersebut tidak boleh berhenti pada kegiatan mengenang masa lalu. Nilai keberanian, pengabdian, persatuan, cinta tanah air, dan semangat membangun bangsa harus diterjemahkan dalam kehidupan generasi masa kini. “Jangan sekali-kali melupakan sejarah dan jangan sekali-kali melupakan jasa para pahlawan. Semangat perjuangan para veteran harus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk belajar, berkarya, menjaga persatuan, serta mengabdi kepada bangsa dan negara,” tegasnya. LVRI dan PPM Dorong JSN ’45 Masuk ke Lingkungan Sekolah Dalam upaya menjaga kesinambungan nilai sejarah perjuangan bangsa, LVRI bersama PPM juga mendorong penguatan Jiwa, Semangat dan Nilai-Nilai ’45 (JSN ’45) di kalangan generasi muda. Sosialisasi ke sekolah-sekolah menjadi salah satu langkah yang dinilai strategis. Selain memperkenalkan sejarah perjuangan bangsa, kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun karakter generasi muda yang memiliki patriotisme, nasionalisme, kecintaan terhadap tanah air, serta kesadaran akan pentingnya persatuan dan kesatuan. “LVRI dan PPM akan terus menanamkan Jiwa, Semangat dan Nilai-Nilai ’45. Kami akan merumuskan pelaksanaan sosialisasi ke sekolah-sekolah agar generasi muda memahami sejarah perjuangan bangsa dan memiliki semangat patriotisme serta nasionalisme,” ungkap ASDO. Tiga Kelompok Veteran Republik Indonesia Lebih lanjut, ASDO menjelaskan bahwa Veteran Republik Indonesia secara umum mencakup tiga kelompok perjuangan. Pertama, Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI), yakni mereka yang terlibat dalam perjuangan merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia. Kedua, Veteran Pembela, yakni mereka yang terlibat dalam berbagai perjuangan atau operasi pembelaan negara, termasuk Trikora, Dwikora, dan Seroja. Ketiga, Veteran Perdamaian, yakni para veteran yang melaksanakan tugas dalam misi perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menurut ASDO, perbedaan medan dan generasi perjuangan tersebut tidak mengurangi nilai pengabdian para veteran. Setiap perjuangan memiliki sejarah, tantangan, dan pengorbanannya sendiri yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia. “Setiap perjuangan memiliki sejarah dan pengorbanannya masing-masing. Semuanya merupakan bagian dari perjalanan bangsa Indonesia yang harus kita hormati dan kita wariskan nilai-nilainya kepada generasi berikutnya,” tuturnya. “Untukmu Pahlawanku, Veteran Republik Indonesia” Memperingati Hari Veteran Nasional 2026, ASDO mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar penghormatan kepada para veteran tidak berhenti dalam seremoni tahunan. Penghormatan terbaik, menurutnya, adalah meneruskan nilai perjuangan tersebut melalui pendidikan, karya, pengabdian, persatuan, dan kontribusi positif bagi bangsa. “Untukmu Pahlawanku, Veteran Republik Indonesia. Terima kasih atas jasa dan pengorbananmu. Semangat juangmu akan terus menjadi inspirasi bagi kami untuk belajar, berkarya, menjaga persatuan, dan mengabdi kepada bangsa serta negara,” pungkas ASDO. Peringatan Hari Veteran Nasional menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukanlah hadiah, melainkan hasil dari perjuangan panjang dan pengorbanan para pendahulu bangsa. Selamat Hari Veteran Nasional, 10 Agustus 2026. Untukmu Pahlawanku, Veteran Republik Indonesia. Jasamu dikenang. Perjuanganmu menjadi inspirasi. Semangatmu kami lanjutkan.

More From Author

+ There are no comments

Add yours