KABUPATEN BEKASI – Ketua DPD PSI Kabupaten Bekasi periode sebelumnya, H. Nuryadi, secara resmi mengumumkan penunjukan Ridho Choirul Umam sebagai Ketua DPD PSI Kabupaten Bekasi periode 2026–2031. Pengumuman tersebut disampaikan dalam suasana penuh semangat kebersamaan pada kegiatan Rapat Koordinasi Wilayah PSI Jawa Barat yang dihadiri jajaran pengurus, kader, simpatisan, serta perwakilan struktur partai dari berbagai wilayah Kabupaten Bekasi.
Dalam sambutannya, H. Nuryadi menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh kader yang hadir dari berbagai kecamatan, mulai dari wilayah utara seperti Muara Gembong dan Tarumajaya hingga daerah lainnya di Kabupaten Bekasi. Menurutnya, kehadiran para kader menjadi bukti nyata bahwa semangat perjuangan dan komitmen membesarkan PSI terus tumbuh di seluruh penjuru daerah.
“Hari ini saya ingin menyampaikan sebuah keputusan penting bagi perjalanan PSI Kabupaten Bekasi. Setelah melalui proses diskusi yang panjang, pertimbangan yang matang, serta komunikasi yang konstruktif dengan berbagai pihak, kami memutuskan untuk memberikan amanah kepemimpinan DPD PSI Kabupaten Bekasi kepada Haji Ridho Choirul Umam untuk periode 2026–2031,” ujar Nuryadi.
Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukanlah keputusan yang diambil secara spontan, melainkan hasil dari proses evaluasi organisasi yang komprehensif dengan mempertimbangkan kebutuhan partai dalam menghadapi tantangan politik ke depan. Menurutnya, PSI membutuhkan kepemimpinan yang mampu memperkuat konsolidasi internal sekaligus memperluas basis dukungan masyarakat.
Nuryadi juga mengungkapkan bahwa bergabungnya tokoh masyarakat sekaligus pengusaha nasional, H. Codri Syafi’i, beserta keluarga besarnya ke dalam perjuangan PSI merupakan energi baru yang sangat strategis bagi penguatan partai, baik di Kabupaten Bekasi maupun di Jawa Barat secara keseluruhan.
“Pak Haji Codri bukan hanya dikenal di Kabupaten Bekasi, tetapi juga memiliki jejaring dan kapasitas yang luas di tingkat nasional. Kehadiran beliau bersama keluarga besar dan jaringan yang dimilikinya merupakan kekuatan besar yang akan mempercepat pertumbuhan PSI. Kami meyakini kolaborasi ini akan membawa PSI semakin dekat dengan cita-cita menjadi partai pemenang di Kabupaten Bekasi,” katanya.
Lebih lanjut, Nuryadi menjelaskan bahwa formasi kepengurusan baru juga diperkuat dengan penunjukan Rizki Muhsin sebagai Sekretaris DPD PSI Kabupaten Bekasi. Selain itu, sejumlah tokoh potensial dari berbagai wilayah turut bergabung memperkuat struktur partai, termasuk kader-kader yang memiliki pengalaman politik dan basis massa yang signifikan.
Menurutnya, keberagaman latar belakang para pengurus justru menjadi modal besar bagi PSI untuk membangun organisasi yang inklusif, modern, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Bekasi yang terus berkembang.
“Dalam setiap proses organisasi tentu ada dinamika. Namun saya bersyukur seluruh perbedaan pandangan dapat diselesaikan dengan baik melalui musyawarah. Hari ini kita duduk bersama dalam satu ruangan, membawa visi yang sama, tujuan yang sama, yaitu membesarkan PSI dan menghadirkan politik yang lebih bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dengan penuh optimisme, Nuryadi menyatakan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Ridho Choirul Umam, PSI Kabupaten Bekasi akan mampu mencetak sejarah baru pada Pemilu 2029. Target yang dipasang bukan sekadar peningkatan suara, tetapi juga peningkatan jumlah kursi legislatif di tingkat Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, hingga DPR RI dari Daerah Pemilihan Kabupaten Bekasi.
“Kami tidak ingin hanya menjadi peserta pemilu. Kami ingin menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan. Dengan konsolidasi yang kuat, dukungan kader yang militan, serta hadirnya tokoh-tokoh yang memiliki komitmen besar terhadap perubahan, saya optimistis PSI mampu meraih hasil terbaik. Target minimal tujuh kursi di DPRD Kabupaten Bekasi harus menjadi semangat bersama, dan saya percaya dengan kerja keras serta kebersamaan, target itu dapat diwujudkan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Nuryadi mengajak seluruh kader untuk menghilangkan sekat-sekat perbedaan dan fokus membangun solidaritas organisasi. Ia menekankan bahwa kemenangan tidak akan lahir dari individu, melainkan dari kerja kolektif seluruh kader yang bergerak dengan semangat persatuan, integritas, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Momentum ini harus menjadi titik awal kebangkitan PSI Kabupaten Bekasi. Mari kita satukan langkah, satukan energi, dan satukan cita-cita. Dengan kepemimpinan baru, semangat baru, dan kebersamaan yang semakin kuat, insya Allah PSI akan tumbuh menjadi kekuatan politik yang mampu memenangkan hati rakyat dan membawa perubahan positif bagi Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, serta Indonesia,” pungkasnya.


+ There are no comments
Add yours