Pelaksanaan Pengisian BPD Desa Karangmukti Berjalan Kondusif, Ketua Panitia Apresiasi Kedewasaan Demokrasi Masyarakat

3 min read

Kabupaten Bekasi — Pelaksanaan pengambilan suara sekaligus pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Karangmukti, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, berlangsung kondusif, aman, tertib, dan penuh nuansa demokratis di Aula Kantor Desa Karangmukti, Sabtu (23/5/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri dan disaksikan oleh berbagai unsur masyarakat, panitia, tokoh desa, serta unsur Kecamatan Karangbahagia sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga proses demokrasi desa yang transparan, jujur, dan berintegritas.

Ketua Panitia Pengisian BPD Desa Karangmukti, Rosid, menjelaskan bahwa seluruh tahapan pelaksanaan pengisian anggota BPD periode 2026–2034 berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Ia mengungkapkan bahwa pada pelaksanaan keterwakilan wilayah Dusun 1 sempat terjadi jumlah perolehan suara yang sama antar calon, sehingga panitia bersama seluruh unsur terkait melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) sesuai aturan yang berlaku.

“Alhamdulillah seluruh proses dapat terlaksana dengan baik. Memang pada keterwakilan wilayah Dusun 1 sempat terjadi jumlah suara yang sama, sehingga dilakukan pemungutan suara ulang sesuai mekanisme yang berlaku. Dan alhamdulillah semuanya berjalan lancar, tertib, aman, dan tetap kondusif,” ujar Rosid.

Menurutnya, dinamika tersebut merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus disikapi secara dewasa dan bijaksana oleh seluruh pihak. Ia juga mengapresiasi seluruh masyarakat dan peserta pemilihan yang tetap menjaga suasana damai selama proses berlangsung.

“Hal seperti ini bukan hanya terjadi di Desa Karangmukti saja, tetapi juga bisa terjadi di tempat lain dalam proses demokrasi desa. Yang paling penting adalah semua pihak tetap menjaga ketertiban, menghormati aturan, dan menerima hasil dengan lapang dada,” katanya.

Rosid menjelaskan, pada pelaksanaan awal keterwakilan wilayah Dusun 1 seluruh pemilih yang terdaftar sebanyak 53 orang hadir dan menggunakan hak pilihnya. Sementara pada pelaksanaan PSU, jumlah pemilih yang hadir tercatat sebanyak 49 orang.

“Partisipasi masyarakat sangat baik. Pada pelaksanaan awal seluruh pemilih hadir, yaitu 53 orang. Sedangkan pada PSU hadir 49 pemilih. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menjaga demokrasi desa sangat tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan pengisian anggota BPD untuk wilayah lainnya juga berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti. Sebelumnya, proses keterwakilan perempuan juga telah dilaksanakan dengan baik dan kondusif.

Adapun hasil akhir pengisian anggota BPD Desa Karangmukti periode 2026–2034 sebagai berikut:

Keterwakilan Wilayah Dusun 1:
Yogi Reza Yayang, Dartim Sahrudin, dan Abdul Latip.

Keterwakilan Wilayah Dusun 2:
Abdul Ajis dan Hardiansyah I.B.

Keterwakilan Wilayah Dusun 3:
Ryan Fadillah, Kusnadi Alamsyah, dan Ahmad Jaelani.

Keterwakilan Perempuan:
Atipah Khoerunisa.

Rosid menambahkan bahwa seluruh hasil pelaksanaan pemilihan nantinya akan dituangkan secara resmi dalam berita acara sebagai bentuk administrasi dan pertanggungjawaban panitia.

Di akhir keterangannya, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, masyarakat, tokoh desa, serta para peserta pemilihan yang telah bersama-sama menjaga suasana tetap aman dan kondusif sejak awal tahapan hingga proses penghitungan suara selesai dilaksanakan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang selama beberapa bulan ini bekerja keras menjalankan tahapan demi tahapan pengisian anggota BPD. Terima kasih juga kepada seluruh masyarakat dan para pendukung, baik yang terpilih maupun yang belum terpilih, karena semuanya dapat menjaga situasi tetap tertib, aman, damai, dan sukses tanpa ekses,” tuturnya.

Pelaksanaan pengisian anggota BPD Desa Karangmukti tersebut menjadi gambaran bahwa demokrasi di tingkat desa dapat berjalan secara dewasa, transparan, dan penuh semangat kebersamaan apabila seluruh elemen masyarakat mengedepankan persatuan, musyawarah, serta kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Momentum tersebut sekaligus mencerminkan semakin tumbuhnya kesadaran politik masyarakat desa dalam menjaga harmonisasi sosial, memperkuat partisipasi publik, serta mendukung pembangunan desa yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours