
DEPOK, SWARAJABAR.ID – Peringatan Haul Sayyidul Aulia Al Quthbul Maktum Wal Khotmul Muhammadiyyil Ma’lum Sayyidī Syekh Ahmad Bin Muhammad At Tijānī Al Hasani Ra, sekaligus Haul Warga Sepondokcina yang digelar di Jalan Jambu RT.03/ RW.06, Pondokcina, Beji, Depok, berjalan sukses, Jumat 17 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung dua hari, Kamis dan Jumat, 16-17 April 2026, diisi dengan pembacaan doa untuk arwah warga Sepondokcina, pembacaan ayat suci Alquran, tahlil, pembacaan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, pembacaan Manaqib Syekh Ahmad At Tijani yang dipimpin Al Ustad Ilham, serta santunan anak yatim dan dhuafa.
Perwakilan panitia, Ustad Marqosim menyampaikan bahwa kegiatan haul Syekh Ahmad At Tijani dan haul warga Sepondokcina menjadi momentum untuk mengenang jasa dan kebaikan orang yang telah mendahului, sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan.
Dia juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Forum Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), RT dan RW, Bhabinkamtibmas, pamong wilayah setempat, serta warga dan tokoh masyarakat Pondokcina atas semua dukungan sehingga kegiatan berjalan lancar.
Kegiatan tersebut juga dihadiri lebih dari seribu jemaah yang berasal dari wilayah Pondokcina, Citayem, Jagakarsa, Bekasi, Tangerang, Bandung, Garut, Indramayu, Bumiayu hingga Madura, serta alim ulama setempat.

“Panitia juga menghadirkan Al Habib Abubakar Bin Sayyidil Walid, serta Al Habib Jindan Bin Novel, yang diwakilkan putra beliau, Habib Salim Bin Jindan, untuk memeriahkan jalannya pengajian,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Ustad Qosim juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan, khususnya warga di wilayah Pondokcina, mengingat acara ini menggunakan ruas Jalan Jambu.
Majelis Nuruz Zholam Salurkan 500 Paket Daging Kurban ke Pondokcina hingga Ratu Jaya
“Mewakili panitia, saya menyampaikan permintaan maaf atas segala kekurangan baik sebelum acara, ketika acara dan sesudah acara. Terima kasih juga yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Pondokcina, khususnya warga Jalan Jambu, Margonda. Siapa pun yang hadir, membuktikan kita cinta kepada mereka, cinta kepada Rasulullah, dan cinta kepala Allah. Semoga Allah SWT terima dan balas berlipat ganda adanya serta diberikan keberkahan. Aamiin,” ungkapnya.
Selain itu, peringatan haul juga merupakan bentuk takzim dan rasa syukur atas warisan ilmu dan spiritualitas yang ditinggalkan para ulama terdahulu.
“Peringatan Haul hari ini merupakan bentuk takzim dan rasa syukur kita atas warisan ilmu dan spiritualitas yang ditinggalkan guru-guru kita dan ulama terdahulu,” ungkapnya.
Kapolri Hadiri Haul Pondok Buntet Pesantren di Cirebon, Ulama dan Polri saling Melengkapi
Diketahui, haul wali besar yang dirangkaikan dengan haul warga se-Kelurahan Pondokcina, Depok, berlangsung dengan suasana khidmat dan antusias.
Syekh Ahmad At Tijani merupakan ulama besar abad ke-18 dari Maroko, sekaligus pendiri tarekat Tijaniyah.
Beliau juga dikenal sebagai waliyullah yang nasabnya bersambung ke Rasulullah SAW melalui Hasan bin Ali.
Tarekatnya berkembang pesat dan memiliki banyak pengikut, serta pengamalnya tersebar di plosok dunia, termasuk Indonesia.
Di akhir acara, panitia membagikan beras kemasan 5 kilogram kepada 400 dhuafa yang hadir mengikuti acara haul.***


+ There are no comments
Add yours