Kabupaten Bekasi – Tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi, H. Apud Syaepudin, yang dikenal sebagai Ketua Umum Forum Komunikasi Warga Kabupaten Bekasi (FKWB), Ketua DPC Warga Bumiputera Indonesia (WBI) Kabupaten Bekasi, sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Al Barkah, menggelar kegiatan Walimatul Shafar di kediamannya di Kecamatan Cikarang Utara, Minggu (29/3/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri oleh ribuan jama’ah majelis ta’lim, tokoh masyarakat, keluarga besar, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bekasi. Suasana religius terasa begitu kental, mencerminkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai spiritual yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutannya, H. Apud Syaepudin menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut, sekaligus menegaskan pentingnya momentum Walimatul Shafar sebagai sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan keimanan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, serta berkontribusi positif dalam pembangunan daerah.
Lebih lanjut, dengan penuh kerendahan hati, H. Apud Syaepudin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi. Permohonan tersebut ditujukan khususnya kepada jajaran organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM), para pimpinan dan anggotanya, insan pers, kalangan pengusaha, serta seluruh elemen masyarakat.
“Dalam kehidupan bermasyarakat, tentu tidak terlepas dari kekhilafan. Untuk itu, saya secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama ini terdapat tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan. Semoga kita semua senantiasa diberikan kelapangan hati untuk saling memaafkan,” ujar H. Apud dengan penuh ketulusan.
Pernyataan tersebut mendapat respons hangat dari para jama’ah dan tamu undangan yang hadir. Banyak di antara mereka menilai sikap tersebut sebagai cerminan keteladanan seorang pemimpin masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak, kebersamaan, dan keikhlasan.
Kegiatan Walimatul Shafar ini tidak hanya menjadi ritual keagamaan semata, tetapi juga menjadi ruang refleksi sosial yang memperkuat harmoni antar elemen masyarakat. Di tengah dinamika kehidupan modern, kegiatan seperti ini dinilai mampu menjadi perekat sosial yang memperkokoh solidaritas dan rasa saling memiliki di tengah masyarakat Kabupaten Bekasi.
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan nilai-nilai religius dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang dalam membangun masyarakat yang harmonis, beradab, dan berkemajuan.
WBI Indonesia Untuk Bangsa Indonesia.
Kabupaten Bekasi, Bangkit Maju Sejahtera.


+ There are no comments
Add yours